KAMIS , 16 AGUSTUS 2018

Polda Sebut Kampanye Malam Rawan Bentrok

Reporter:

Ramlan Makkaratang

Editor:

asharabdullah

Jumat , 06 April 2018 12:30
Polda Sebut Kampanye Malam Rawan Bentrok

Irjen Umar Septono. (int)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Menyikapi adanya pembiaran kampanye pada malam hari di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada)
serentak 2018. Kepolisian Daerah (Polda) menegaskan, kampanye pada malam hari sangatlah rawan.

“Sebenarnya kampanye malam itu lebih rawan dibandingkan kampanye siang, kalau kampanye siang kan kita bisa monitornya mudah,”jelas Kabid Humas Polda Sulsel. Kombes Pol. Dicky Sondani, Kamis (5/4).

Menurutnya, jika kampanye dilakukan pada malam hari, beberapa indikasi harus dipertimbangkan, seperti kerusakan jalan dan lampu penerangan yang tak semua daerah. “Kalau kampanye malam kan tidak semua di Kota Makassar atau pun di kota-kota daerah lainnya memiliki penerangan yang memadai seperti jalan-jalan rusak. Kalaupun terjadi gesekan di jalan itu nanti lebih repot dibandingkan jika siang hari,”terangnya

Olehnya, Dicky menyarankan jika sebaiknya kampanye di malam hari dilakukan di dalam ruang tertutup. Terlebih jadwal kampanye malam tidak dilakukan dengan secara bersamaan.

“Saran saya yang pertama kalau kampanye malam lebih baik di dalam gedung saja, dalam gedung yang tertutup kemudian tidak berurutan, artinya tidak bersamaan kampanye dengan pasangan calon yang lain, misalnya paslon A melakukan kampanye malam Senin, sedangkan paslon B melakukan kampanye malam hari pada malam selasa, secara gantian, jangan bersamaan,” katanya.

Ia menambahkan, hal itu diharapkan agar dapat mengantisipasi potensi kerawanan konflik yang bisa saja terjadi. “Kalau bersamaan nanti dikuatikan massa relawannya bertemu dan bentrok. Nah itu yang rawan,” tegasnya. (*)


div>