RABU , 26 SEPTEMBER 2018

Polda Siap Kawal Distribusi Surat Suara

Reporter:

Ramlan Makkaratang

Editor:

asharabdullah

Kamis , 29 Maret 2018 13:45
Polda Siap Kawal Distribusi Surat Suara

Ilustrasi

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel siap mengawal distribusi surat suara pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak mendatang bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Hal ini disampaikan langsung oleh Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani. Ia mengatakan untuk mengawal surat suara tersebut, pihak Polda Sulsel akan memantau percetakan surat suara di Surabaya, Jawa Timur.

“Nanti, Tim Polda bersama KPU dan Bawaslu berangkat ke Surabaya untuk mengecek langsung proses percetakan surat suara,” kata Dicky, Rabu (28/3) kemarin.

Dicky menambahkan, jika saat dilakukan pengecekan terdapat surat suara yang lebih atau rusak, maka surat suara tersebut akan langsung dimusnahkan. Menurut Dicky, hal itu dilakukan agar surat suara tersebut tidak dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mendapatkan suara tambahan dalam Pilkada serentak 2018 nantinya.

“Dan apabila ada kelebihan langsung kita lakukan pemusnahan jangan sampai ada kelebihan di pabrik tersebut. Sehingga itu rawan, karena bisa digunakan oleh oknum untuk menambah jumlah suara nanti,” tambahnya.

Terkait dengan pendistribusian surat suara nantinya, Dicky mengaku telah menjalin kerjasama sama dengan pihak KPU dan TNI untuk bersama-sama mengawal dan memberi keamanan. Di mana, kata dia, Polda Sulsel bakal mengawal ketat proses pendistribusian surat suara dalam Pilkada serentak 2018 di Sulsel nantinya akan dilakukan melalui jalur darat, laut dan udara.

“Dalam pendistribusian nantinya kita akan diback up langsung oleh TNI. Pendistribusian ini akan dilakukan melalui jalur darat, laut maupun udara,” ujarnya.

Ia menyebutkan jika dalam pendistribusian nantinya, TNI dan Polri akan menerjunkan langsung kapal perang dan juga helikopter.

“Kapal perang nantinya kita akan gunakan kalau kondisi pulau sangat bahaya, contoh pulau terjauh di Sulsel ini adalah di daerah Pangkep. Kita juga akan lakukan pendistribusian menggunakan helikopter dan TNI juga sudah siap,” pungkasnya.(*)


div>