SENIN , 25 JUNI 2018

Polda Sulbar Ringkus Pelaku Pencurian dan Pemerkosaan

Reporter:

Sudirman

Editor:

asharabdullah

Selasa , 05 Juni 2018 13:30
Polda Sulbar Ringkus Pelaku Pencurian dan Pemerkosaan

Pihak Polda Sulbar saat menangkap pelaku pencurian dan Pemerkosaan. Foto: (ist)

MAMUJU, RAKYATSULSEL.COM – Menindak lanjuti kasus pencurian kekerasan dan pemerkosaan yang terjadi di Lingkungan Legbeng Timur, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju disalah salah satu kebun kelapa Sawit, dari berdasarkan laporan Polisi LP/ 96 /V/2018/Sek Rural tanggal 22 Mei 2018.

Personil gabungan Polda Sulbar yang terdiri dari Satuan Resmob dan Intelmob Polda Sulbar berhasil meringkus “DR”. Selasa (5/6/2018).

Pelaku tersebut berinisial “DR” (20) diketahui juga merupakan salah satu warga Dusun Duri Kumba, Desa Karossa, Kelurahan Karossa, Kabupaten Mateng yang juga berprofesi sebagai Petani yang berhasil di amankan oleh Team Gabungan Polda Sulbar.

Kanit Resmob Kompol Sumijur, DR (20) menjelaskan bahwa pelaku tersebut diduga melakukan tindakan pidana kejahatan berupa pencurian dengan kekerasan dan pemerkosaan berdasarkan pasal 365 KUHP dan 285 KUHP.

Kanit Resmob Kompol Sumijur menjelsakan, kronologi kejadian awalanya korban berteduh di bawah pohon mangga di sekitar TKP, sekitar 20 menitan korban kemudian menuju ke motornya. Namun saat korban ingin menghidupkan motornya tiba-tiba kendaraannya macet dan tak bisa dihidupkan.

Lanjut, bersamaan dengan tersebut, pelaku dari arah belakang tiba-tiba datang dengan mengancam korban agar tidak berteriak dan menarik tangan korban ke arah kebun kelapa sawit, saat di kebun korban diperkosa dan 2 Unit HP milik korban dibawa kabur setelah dilecehkan oleh pelaku, terangnya.

“Saat dilakukan penangkapan terhadap tersangka, petugas mengamankan barang bukti berupa Pakaian korban, 1 unit handphone merk blackberry warna hitam (tmpat di temukan memori korban), 1 unit handphone merk vivo warna gold, 1 buah sajam/penusuk dan 1 buah kartu memori Merk SDcard (milik korban),” ungkapnya.

Sumijur menambahkan, setelah dilakukan pengembangan terhadap tersangka DR (20) juga mengakui pernah melakukan tindak pidana curanmor dan menjualnya kepada AC (pemetik/buronan) dgn nomor: LP/23/VI/2018/Sulbar/Res Mamuju/Sek Sampaga.

Selain itu, pelaku pernah menjalani pidana sebanyak 3 kali dan di tahan di rutan kab. Majene dan bebas sekitar bulan April 2018. Atas perbuatan pelaku, ia dijerat hukuman maksimal 15 tahun penjara

Tersangka itu dijerat dengan pasal 365 KUHP, tentang pencurian disertai kekerasan. Dengan pasal itu, pelaku bisa diancam dengan hukuman penjara maksimal 15 tahun. (*)


Tag
  • Polda Sulbar
  •  
    div>