MINGGU , 18 NOVEMBER 2018

Polda Sulsel Harap Polres Parepare Pertahankan Prestasi

Reporter:

Editor:

Niar

Kamis , 23 Maret 2017 15:06
Polda Sulsel Harap Polres Parepare Pertahankan Prestasi

Suasana kunjungan kerja Kapolda Sulsel Irjen Pol. Muktiono, di Gedung Baruga Pratistha Markas Polres Kota Parepare, Kamis (23/03/2017).

PAREPARE, RAKYATSULSE.COM – Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Kota Parepare, AKBP Pria Budi, mengatakan, pihaknya sangat senang dan bangga bisa bertatap langsung dengan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Irjen Pol. Muktiono. Hal tersebut diungkapkan Pria dalam kunjungan kerja Kapolda Sulsel, di Gedung Baruga Pratistha Markas Polres Parepare, Kamis (23/03/2017).

Pria menjelaskan, faktor keamanan di Parepare menjadi dominan, dan kerawanan tindak pidana yang memungkinkan terjadi di Parepare yakni narkoba, karena faktor geografis. Dia mengaku, sebagian besar pelaku penyalahgunaan narkoba, berasa dari Kota Tarakan dan Kabupaten Nunukan.

“Makanya pelaku menggunakan jalur laut, dalam mencoba memuluskan peredaran narkoba di Pareparen sebagai salah satu pintu jalur untuk masuk. Kami sadari makanya kami akan maksimal, dan kami korelasikan dengan beberapa satuan. Kami juga intens sosialisasikan bahaya penyalahgunaan narkoba,” katanya.

Dia menyebutkan, berdasarkan rilis salah satu lembaga survei yang kredibel bahwa, Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terhadap keamanan di Parepare mencapai 96 persen. “Kami turut berbangga dan berbahagia, karena kami sudah memaksimalkan melaksanakan tugas kami sebagai pengayom dan pelindung, meskipun masih ada yang perlu ditingkatkan. Itulah tugas kami selanjutnya,” jelasnya.

Sementara, Kapolda Sulsel, Irjen Pol. Muktiono, mengungkpakan, pihanya berterima kasih dan bangga atas perubahan dan prestasi yang telah diperlihatkan oleh Polres Parepare. Yang jelas, kata dia, selanjutnya bisa lebih memaksimalkan dan mengoptimalkan tugas yang ada. “Perubahan yang terjadi di masyarakat, kami ikut menyesuaikan, karena kehadiran kami untuk masyarakat,” ujarnya.

Dia menegaskan, menjadi soerang Polisi bukan persoalan main-main. Karena, katanya, melalui tes yang sedimikian rupa, dan setelah lolos dididik dan dibentuk melalui pendidikan dan pelatihan. “Mungkin awalnya kaget,
menjadi Polisi, namun Polisi profesi yang berbeda, dan yang mungkin sama dengan Polisi yaitu Tentara,” tuturnya.

Polisi sebagai abdi negara, lanjutnya, telah berjanji kepada negara untuk siap ditempatkan di mana saja. “Bersyukurlah kita yang ditempatkan di Parepare sebagai Kota Wisata. Namun sewaktu-waktu ada perubahan dan dipindahkan, tidak ada kata menolak dan keberatan, jika menolak, maka sumpah kita dibatalkan. Supaya kita mengingat bahwa kita mengbadi kepada negara khusus dan spesial untuk mengbadi, apalagi negara memberikan kewenangan yang luar biasa dalam undang-undang,” terangnya.

Untuk itu, tambah dia, pihanya meminta perhatian, untuk senantiasa mengatahui persis dan tidak ragu-ragu lagi mengabdi kepada negara melalui Kepolisian, patuhi aturan dengan penuh keyakinan, supaya bisa optimal dalam melaksanakan tugas di masyarakat.

“Prestasi yang ada, merupakan konsekuensi yang harus dipertahankan. Sedianya memang menjadi tanggungjawab,
dan dengan inovasi dan perubahan yang ada, saya harap bisa dipertahankan,” tandasnya. (Luki)


Tag
div>