SENIN , 22 OKTOBER 2018

Polda Sulsel Selidiki Oknum Penyebar Hoaks di Medsos

Reporter:

Sugihartono

Editor:

Iskanto

Rabu , 03 Oktober 2018 11:40
Polda Sulsel Selidiki Oknum Penyebar Hoaks di Medsos

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani. foto: jpg

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Dekatnya wilayah titik lokasi bencana gempa dan tsunami yang terjadi di daerah Palu, Donggala dan Siggi, Sulawesi Tengah, menimbulkan keresahan bagi Masyarakat Sulsel. Apalagi terkait beredarnya kabar bohong gempa susulan yang akan terjadi di daerah Bulukumba, Bantaeng, Pinrang dan Pare – Pare

” Was – Was juga, na orangtua dan keluarga disana semua,” Ujar Enal, pemuda Bulukumba yang melanjutkan pendidikannya sejak 2016 lalu di Universitas Fajar Makassar, Rabu (3/10)

Ia mengaku keluarganya sempat keluar dari rumah dan tak berani masuk kedalam.

” Kaget ka juga, waktu ditelpon katanya mau gempa, orang – orang disana keluar dari rumah beng,” Jelasnya

Beredarnya kabar hoaks tersebut ternyata jug membuat gerah pihak Polda Sulsel, menurut Kabid Humas Polda Sulsel, Dicky Sondany pihaknya akan menanggapi dengan serius oknum yang mengunggah dan turut menyebarkan berita hoaks.

”Nanti, bersama bareskrim kita akan kejar orang yang membuat hoaks tentang bencana alam,” tulis Kabid Humas Polda Sulsel, Dicky Sondani saat di Konfirmasi, Rabu (3/10).

Dicky juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan langsung takut masuk kedalam rumah akibat ulah beberapa oknum yang tak bertanggung jawab. Menurutnya masyarakat harus tetap tenang dan berdoa agar Sulsel tetap aman

”Jangan percaya dengan hoaks di medsos. Data yang valid akan dikeluarkan BMKG’,’ terannya.

Terkait kelalain yang sempat dilakukan oleh pihak BMKG dengan mencabut peringatan dini tsunami di Sulteng, Ia mengungkapkan jika kejadian tersebut diluar batas kemampuan manusia.

” Kalau Allah Berkehendak apapun bisa terjadi, Kalau kata ebied mungkin tuhan mulai bosan melihat tingkah kita yang selalu bangga akan dosa – dosa,” tandasnya. (*)


div>