MINGGU , 22 JULI 2018

Polda Sulselbar-LDII Bermitra Dai Kamtibmas

Reporter:

Editor:

hur

Rabu , 10 Februari 2016 13:15
Polda Sulselbar-LDII Bermitra Dai Kamtibmas

int

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Sulselbar Kombes Pol Burhanuddin Pulubuhu, menerima kunjungan Pengurus Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sulawesi Selatan di ruang kerjanya di Markas Polda Sulselbar, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (10/2).

Dari rilis Polda Sulselbar yang diterima redaksi Rakyat Sulsel, disebutkan bahwa Dirbinmas menerima tamu-tamunya didampingi AKBP Muhammad Siswa dan AKBP Syahruddin. Sedangkan Ketua LDII Sulsel Hidayat Nahwi Rasul datang bersama Wakil Ketua Suyitno Widodo, Ishak Andi Ballado, dan La Hatta.

Kombes Pol Burhanuddin mengatakan, menyikapi situasi keamanan dibutuhkan kewaspadaan. “Di Sulawesi Selatan ini kita tetap waspada,” ujar Burhanuddin.

Pihaknya melanjutkan, di Polres-Polres hampir setiap jumat digalakkan program ceramah kamtibmas. “Ini adalah prioritas kontra radikalisme,” lanjutnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua LDII Sulsel mengatakan, meningkatkan ketertiban dan ketentraman kehidupan bermasyarakat bukan hanya tanggung jawab Polri, tetapi juga kewajiban masyarakat. “Bagi LDII, menciptakan tertib dan keamanan sosial merupakan bagian dari ibadah sosial,” kata Hidayat Nahwi Rasul.

Hidayat menambahkan bahwa terjaminnya keamanan dan ketertiban dapat melahirkan manusia yang berkualitas dan bermartabat. “Sebaliknya, jika tidak aman, orang belajar, bekerja, dan beribadah dengan tidak tenang,” ungkap Wakil Ketua Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) Sulsel ini.

Disebutkan bahwa saat ini, 500 muballigh LDII harus diberi wawasan tentang kamtibmas. “Sehingga dalam peran dainya, ikut membantu aparat keamanan mewujudkan situasi yang kondusif,” kata Hidayat.

Ia berujar, tertib sosial diwujudkan dalam bentuk tertib berlalu lintas, tertib dalam antrian dan membangun relasi yang baik dengan masyarakat. Adapun pemateri, kata Hidayat, disamping dari kepolisian, juga dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel dan Kemenag Sulsel.

Dari hasil pertemuan, disepakati pelatihan akan digelar di Markas Polda Sulselbar selama dua hari. Pelatihan dibagi dalam tiga gelombang. “Jumlah peserta sebanyak 150-200 orang per angkatan,” kata Suyitno Widodo.

Rencananya, alumni dai kamtibmas akan mendapat Kartu Tanda Anggota (KTA) sebagai alat koordinasi dengan kepolisian di daerah.


div>