SABTU , 17 NOVEMBER 2018

Polda Tetapkan Tersangka Pembangunan Masjid Islamic Center Lutim

Reporter:

Sugihartono

Editor:

Iskanto

Rabu , 10 Oktober 2018 16:20
Polda Tetapkan Tersangka Pembangunan Masjid Islamic Center Lutim

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol. Dicky Sondani

MAKASSAR, RAKYATSULSEL – Setelah melakukan gelar perkara, penyidik Subdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulsel menetapkan Kepala Seksi (Kasi) Pengadaan Tanah, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Luwu Timur (Lutim), Andi Fahmi Amat, sebagai tersangka.

Fahmi diduga telah melakukan pemotongan terhadap uang ganti rugi lahan yang diberikan Pemkab Luwu Timur untuk para warga yang tanahnya terdampak pembangunan Masjid Islamic Center.

”Pelaku melakukan pemotongan dari penerima ganti rugi (masyarakat) dalam rangka pengadaan tanah untuk pembangunan Islamic Center Kabupaten Luwu Timur tahun anggaran 2018,” Terang Kepala Bidang Hubungan Masyarakat, Kombes Pol Dicky Sondany, di Jln Urip Sumoharjo, Rabu(10/10).

Dalam melakukan aksinya, Fahmi berdalih jika pemotongan tersebut merupakan aturan yang telah ditetapkan

”Tersangka meminta pembayaran uang jasa pelepasan hak sebesar 1,5 persen atau senilai Rp 47.084.600 dari penerima ganti rugi,” terang Dicky.

Untuk itu, Dicky menerangkan akan melakukan pemanggilan secepatnya kepada tersangka agar mendalami kasus tindak pidana korupsi tersebut.

“Secepatnya kita akan panggil dia (FA) dan mungkin minggu depan. Karena tersangka saat ini masih ada di Luwu Timur dan kita akan dalami, entah bekerja sendiri atau ada orang lain,” tutup Dicky

Adapun pasal yang dikenakan penyidik kepada tersangka yakni Pasal 12 Huruf e UU RI No 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU NO 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU NO 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Psl 55 Ayat (1) Ke – 1 KUH Pidana. (*)


div>