MINGGU , 16 DESEMBER 2018

Polemik Lelang Jabatan Pemkot Makassar, Mustagfir: Tanggungjawab Sekda

Reporter:

hur

Editor:

Rabu , 16 September 2015 17:38

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Rekomendasi yang dilakukan oleh KASN mengenai lelang jabatan ulang oleh Pemkot Makassar, harusnya menjadi tugas dari Sekertaris Daerah (Sekda) sebagai pemegang jabatan tertinggi di kalangan SKPD.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar Komisi A, Mustagfir Sabri menjelaskan, Sekda harusnya bertanggungjawab dengan UUD kepegawaian. Untuk masalah evaluasinya, kata dia, harusnya Sekda yang lebih berkompoten.

“Itu tanggung jawab Sekda sebagai Baperjakat. Tapi dalam mutasi kepada SKPD itu harus sesuai dengan fungsinya. Dengan kata lain, jangan menurunkan jabatannya jika SKPD mempunyai keahlian yang sesuai,” ujar Mustagfir.

Dia menambahkan bahwa dalam proses Lelang Jabatan, Walikota Ramdhan Pomanto tidak penah berkonsultasi kepada pihak terkait.

“Lelang jabatan yang dilakukan Danny merupakan tanggung jawab sepenuhnya oleh Sekda, selaku pemegang jabatan tertinggi. Untuk Dannym juga apakah dia pernah tidak berkonsultasi di Badan Kepegawaian Nasional (BKN), dan KASN,” tambahnya.

Sementara itu, Sekda Makassar, Ibrahim Saleh mengungkapkan, saat ini pihaknya melakukan pembaharuan demoratis atau sementara tahap evaluasi. Ibrahim menegaskan bahwa Lelang jabatan ulang tidak perlu dilakukan.

“Saat ini kita lebih fokus ke evaluasi saja kepada SKPD. Kita hanya menggelar pembaruan demokratis,” ujarnya.


div>