RABU , 23 MEI 2018

Polisi Belum Agendakan Periksa Supratman

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Selasa , 30 Mei 2017 13:03
Polisi Belum Agendakan Periksa Supratman

Ilustrasi. foto: net

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Penyidik Reserse Kriminal (Reskrim) Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Makassar belum mengagendakan pemeriksaan terhadap terlapor kasus dugaan pencemaran nama baik Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, Supratman.

Wakil Kepala Satuan (Wakasat) Reskrim Polrestabes Makassar, Komisaris Polisi Tri Hambodo mengatakan, saat ini, pihaknya masih mendalami kasus dugaan pencemaran nama baik yang diduga dilakukan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar dari Partai Nasdem tersebut.

“Kita masih memeriksa saksi-saksi dulu baru kemudian terlapornya,” singkat Tri Hambodo diberitakan Rakyat Sulsel, Selasa (30/5).

Sebagai informasi, Supratman sebelumnya menuding Danny Pomanto sebagai wali kota yang telah menyalahgunakan fasilitas pemerintah untuk kepentingan politik pribadi. Pasalnya, Danny menggunakan prototype Smart Pete-pete untuk mendaftarkan diri sebagai bakal calon Wali Kota Makassar, di Kantor DPD PAN Makassar, Jl Toddopuli Raya Timur, beberapa waktu lalu.

Wali Kota Makassar, melalui kuasa hukumnya, Salasa Albert kemudian melayangkan surat somasi kepada Supratman untuk melakukan permintaan maaf secara pribadi ke wali kota. Namun, merasa tidak diindahkan, Salasa Albert secara resmi melaporkan Supratman ke Polrestabes Makassar dengan laporan pencemaran nama baik pejabat publik, Senin (22/5) lalu.

“Tetap berlanjut, kami saat ini menunggu surat pemanggilan dari penyidik untuk pak wali, untuk dimintai keterangannya,” kata Salasa.

Menurutnya, persoalan ini sangat sederhana dan dapat diselesaikan secara baik-baik jika Supratman telah menyampaikan permintaan maaf kepada wali kota.

“Somasi yang kita layangkan beberapa waktu lalu tidak diindahkan, bahkan kita tunggu sampai enam hari. Tidak diindahkan, kita tunggu tiga hari. Namun tidak diindahkan lagi. Jadi tindaklanjutnya kami laporkan,” pungkas Salasa. (***)


div>