SELASA , 18 SEPTEMBER 2018

Polisi: Kontrakan Mahasiswa Itu Sudah 3 Kali Diserang dan Dirampok

Reporter:

Editor:

Azis Kuba

Senin , 26 Januari 2015 09:31

MAKASSAR,RAKYATSULSEL.COM – Kapolsekta Rappocini, Kompol Ade Hermamto mengatakan penyerangan kontrakan mahasiswa di kompleks Minasa Upa Blok B No. 9 bukan kali pertama terjadi, tapi sudah berulang kali.

“Sudah tiga kali diserang dan dirampok ini kontrakan, mungkin ada dendam,” terangnya, saat dikonfirmasi di TKP, Senin (26/1)

Ia mengaku masih melakukan penyelidikan mendalam terhadap kejadian ini terutama motif penyerangan dan pengungkapan pelaku.

“Tim identifikasi sudah lakukan olah TKP dan pengumpulan bahan keterangan. Saat ini aparat masih melakukan pengejaran terhadap pelaku karena sudah ada beberapa yang diketahui identitasnya,” terang dia.

Untuk mengantisipasi serangan susulan hingga pukul 07.00 Wita pagi aparat kepolisian berpakaian dinas maupun preman masih berada dilokasi.

Andi Erwin, alumni Universitas Muslim Indonesia (UMI) yang sudah dua tahun terakhir menghuni kontrakan itu, mengatakan kontrakannya diserang sekira pukul 02.00 Wita dini hari (Senin, 26/1). Menurutnya, ada puluhan orang dan menggunakan sepeda motor.

Puluhan orang tak dikenal itu menyerang menggunakan sejumlah senjata yakni bom molotov, parang, samurai, papporo. Pelaku juga menggasak sejumlah barang milik penghuni kontrakan seperti laptop, telepon genggam, helm, dan sepatu.

“Satu jam berselang setelah mereka melihat situasi, sekitar 25 motor datang dan parkir dirumah. Sebagian masuk sebagian juga meyerang dari luar. 2 laptop, 4 sepatu, dan 1 hp mereka bawa kabur,” jelasnya.

Sementara delapan orang penghuni kontrakan tak bisa berbuat banyak, dan memilih menyelamatkan diri dirumah bagian belakang.

“Kami juga kaget, makanya lari semua kebelakang. Pas kedepan rumah sudah terbakar dibagian dapan. untung kami bisa padamkan apinya. Sempat juga papporonya melerus dua kali,” terangnya.


div>