RABU , 13 DESEMBER 2017

Polisi Parepare Akui Sudah Periksa Empat Sipir Soal Kaburnya Napi Narkoba

Reporter:

Editor:

niar

Kamis , 26 Oktober 2017 17:02
Polisi Parepare Akui Sudah Periksa Empat Sipir Soal Kaburnya Napi Narkoba

int

PAREPARE, RAKSUL.COM– Narapidana bernama Fendy Bin Pedda (40) yang masih berstatus buron hingga saat ini belum jua ditemukan, meski kaburnya napi atas kasus Narkoba ini terjadi pada Sabtu, (23/09/2017) malam, sebulan yang lalu.

Berbagai upaya pengejaran telah dilakukan Lapas dan Kepolisian. Bahkan, empat Sipir yang bertugas jaga pada malam kaburnya Fendy juga telah diperiksa.

Keempat Sipir Lapas Kelas II Parepare tersebut, adalah Abdul Rajab, Fajarisman, Mansyur dan Jonathan. “Kami sudah memanggil dan melakukan pemeriksaan terhadap keempat Sipir yang saat itu jaga,” ungkap AKBP Pria Budi, Kapolres Parepare.

Pihak penyidik kata Pria, belum menetapkan tersangka. ”Kita tunggu saja tahanan yang kabur itu, tunggu hasilnya,” tegasnya.

Hingga saat ini polisi melakukan pengejaran terhadap tahanan yang kabur tersebut. Kendati demikian, polisi belum memberikan keterangan resmi apakah Sipir tersebut adalah dalang lepasnya tahanan itu. “Sengaja disuruh kabur atau tidak yang jelas nanti ketahuan setelah ditangkap Fendy yang menjadi DPO polisi,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Lapas Kelas II Parepare, Didik Heru Sukoco, juga mengakui jika empat Sipirnya telah diperiksa oleh pihak kepolisian terkait tahanan kabur.

Didik mengancam akan memberikan sanksi berat bagi keempat Sipirnya jika terbukti bersalah.

“Kalau terbukti anggota saya terlibat maka sanksinya berat dan diusulkan ke Kementerian untuk pemecatan, tapi ini belum ditahu karena masih dalam pencarian tahanan yang kabur itu,” akunya.

Sebelumnya, Fendy divonis oleh Majelis Hakim dengan hukuman penjara 10 tahun karena menguasai Narkoba sebanyak 60 bal atau 300 gram. Dengan bantuan tiang listrik, ia berhasil kabur di Lapas Kelas II Parepare, aksinya terrkam dalam kamera CCTV. (Nia)


div>