KAMIS , 26 APRIL 2018

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Dugaan Korupsi Masjid Agung

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Rabu , 21 Maret 2018 16:45
Polisi Tetapkan Dua Tersangka Dugaan Korupsi Masjid Agung

Ilustrasi

PALOPO, RAKYATSULSEL.COM – Penyidik Kepolisian Resor (Polres) Palopo akhirnya menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyalahgunaan dana hibah Masjid Agung Luwu, Palopo. Kedua pengurus Yayasan Masjid Agung yang ditetapkan tersangka berinisial MI (52) dan AI (56).

“Keduanya (MI dan AL) telah ditetapkan sebagai tersangka sejak tanggal 12 Maret 2018,” kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf, Rabu (21/3).

Ardy menuturkan, penetepan tersangka keduanya dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan saksi, saksi ahli, barang bukti, dan gelar perkara. “Sampai saat ini kita (penyidik) masih melakukan pengembangan kasus,” katanya.

“Nantilah kita sampaikan terkait hal itu, dukung kami agar bisa bekerja maksimal dan profesional,” kata Ardy saat ditanya mengenai peran kedua tersangka dalam kasus penyalahgunaan dana hibah di masjid terbesar di Tana Luwu tersebut.

Sekadar diketahui, dugaan korupsi dana hibah ini mulai mengemuka tahun 2016 setelah Badan Pengawas Keuangan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Makassar melansir laporan hasil pemeriksaan (LHP).

Dalam LHP tersebut, BPKP menyebutkan jika pengelolaan dana hibah sebesar Rp 5 miliar dari Pemkot Palopo kepada Yayasan Masjid Agung Palopo tidak bisa dipertanggungjawabkan sejak 2008 hingga 2015.(*)


div>