KAMIS , 22 FEBRUARI 2018

Politikus Demokrat Usul ATM Kondom

Reporter:

Editor:

Lukman

Senin , 12 Februari 2018 09:00
Politikus Demokrat Usul ATM Kondom

ILUSTRASI

PALU, RAKYATSULSEL.COM – Penyebaran HIV/AIDS di Kota Palu, Sulteng, sudah sangat mengkhawatirkan.Wakil Ketua Pansus pembahasan Raperda Penanggulangan HIV/AIDS DPRD Palu, L. Effendy, menyebut, hingga 2017 ini sudah ada 624 kasus HIV/AIDS di Kota Palu.

Effendy mengusulkan penempatan ATM kondom di hotel-Hotel dan tempat hiburan.

“HIV/AIDS ini adalah penyakit yang sangat luar maka perlu cara yang luar biasa untuk menanganinya,” kata Effendy.

Dikatakan, usulan ini pasti akan menimbulkan pro kontra karena seakan-akan ada legalisasi perzinahan.

Namun kata Anggota DPRD dari Demokrat ini, sudah tidak ada cara lain untuk menekan penyebaran HIV/AIDS.

Effendy mengatakan, kondom masih menjadi salah satu cara efektif untuk mencegah penyebaran HIV/AIDS.

“Sekarang ini yang harus kita pikirkan supaya tidak ada lagi penderita HIV/AIDS yang baru. Cukuplah 624 orang itu,” kata Effendy.

Dikatakan Effendy, selain ATM Kondom, bagi-bagi jarum suntik kepada pengguna narkoba dan adanya lokalisasi menjadi jalan keluar untuk mencegah HIV/AIDS.

Sementara Kadis Kesehatan Kota Palu dr Royke Abraham menyatakan, tujuan dibuatnya Perda ini adalah memutus penyebaran HIV/AIDS.

“Program dari Perda ini akan menyasar kepada populasi kunci yang rentan terkena HIV/AIDS, seperti PSK, waria, Pekerja tempat hiburan malam,” kata Royke. (jpnn)


div>