RABU , 15 AGUSTUS 2018

Politisi Asal Sulsel Disebut Terima Fee Proyek Miliaran Rupiah

Reporter:

Editor:

faisalpalapa

Selasa , 05 April 2016 21:50
Politisi Asal Sulsel Disebut Terima Fee Proyek Miliaran Rupiah

int

JAKARTA, RAKYATSULSEL.COM – Politikus PAN asal Sulsel, Andi Taufan Tiro disebutkan jaksa KPK menerima uang fee dari Direktur Utama PT Windhu Tunggal Utama (WTU), Abdul Khoir. Anggota Komisi V DPR itu menerima uang dengan maksud memuluskan pengerjaan proyek pembangunan jalan di Maluku dan Maluku Utara yang memang merupakan program aspirasi Andi Taufan Tiro.

Diberitakan Abdul Khoir meminta Taufan membantu agar proyek pembangunan jalan tersebut dikerjakan PT WTU. Abdul bersedia memberikan fee ke Taufan dengan nilai yang cukup fantastis. “Kompensasinya terdakwa bersedia memberikan fee ke Andi Taufan Tiro sebesar tujuh persen dari nilai proyek, Rp7 miliar,” ujar jaksa KPK, Mochamad Wiraksajaya di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin kemarin 4 April.

Uang Rp7 miliar merupakan akumulasi dari fee proyek peningkatan ruang jalan Wayabula-Sofi sebesar Rp4,2 miliar dan fee proyek pembangunan ruas Jalan Wayabula-Sofi sebesar Rp2,8 miliar. Atas permintaan itu, Taufan menyetujuinya. Penyerahan uang dilakukan secara bertahap dengan beberapa kali negosiasi.

Pada penyerahan pertama, Taufan meminta Rp2,8 miliar, namun Abdul Khoir hanya menyanggupi Rp2 miliar. Uang tersebut diserahkan melalui Jailani pada 9 November 2015 di sekitar Blok M. Jailani terlebih dulu menukarnya dalam bentuk dolar Singapura menjadi SGD206,718.

Kemudian pada 12 November 2015 diserahkan lagi uang sejumlah Rp200 juta dalam bentuk dolar Singapura setara SGD 205.128. Penyerahan fee berikutnya dilakukan pada 19 November 2015 dengan nilai seharusnya sebesar Rp2 miliar. Namun uang tersebut dipotong sebesar Rp300 juta sehingga yang diserahkan ke Andi sebesar Rp1,9 miliar.

Tak berakhir di situ, pada akhir November 2015 Andi kembali meminta fee senilai Rp 800 juta. Namun Abdul Khoir menyanggupi untuk menyerahkan Rp 500 juta. Kemudian pada tanggal 1 Desember 2015 Taufan mendapat pemberian terakhir sebesar Rp1,5 miliar. Jadi, total uang yang diterima Taufan sebesar Rp6,1 miliar.

Hingga saat ini Taufan masih belum ditetapkan sebagai tersangka. Dia baru diperiksa sebagai saksi dalam kasus yang melibatkan politikus PDIP, Damayanti Wisnu Putranti. (*/fo)


Tag
div>