SELASA , 25 SEPTEMBER 2018

Polres Bone Gelar Razia, Libatkan TNI Dan Brimob

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Rabu , 05 September 2012 10:57

RAKYAT SULSEL . BONE – Kepolisian Resort (Polres) Bone, melibatkan Brimob dan TNI dalam razia yang dilakukan beberapa hari ini. Alhasil, sedikitnya lima orang sudah diamankan karena kedapatan membawa senjata tajam (Sajam).

“Ini sebagai tindak lanjut dari instruksi Pak Kapolda, sehingga kami intens menggelar razia,” kata Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Bone, Kompol Muhammad Aris, baru-baru ini.

Aris menambahkan, pihaknya akan menggelar razia selama delapan hari, dimana telah dimulai, Senin (3/9) lalu. “Razia senpi, sajam, handak, dan bahan berbahaya lainnya akan dilakukan selama delapan (8) hari dengan melibatkan Brimob, Kodim 1407 Bone dan POM,” ujarnya.

Lokasinyanya pun berpindah-pindah, dan memproritaskan daerah yang dianggap rawan, seperti pelabuhan Bajoe ini. “Disini (Pelabuhan Bone.red) kan banyak orang yang akan menyeberang dan merupakan arus penyeberangan Bone – Sulawesi Tenggara sehingga perlu mendapat skala prioritas,” ujar Aris.

Lebih lanjut, perwira dengan pangkat satu Bunga Melati ini mengungkapkan, jika pihaknya sudah mengamankan beberapa orang, karena membawa senjata tajam (sajam).

Mereka yang diamankan masing-masing, DG Rate (59), warga Desa Tobiu Kecamatan Puli-Pulia, Silawesi Tenggara, pekerjaan petani, Abidin (27), warga Bontouse Desa Pinceng Pute Kecamatan Tanasitolo Kabupaten Wajo, pekerjaan wiraswasta, dan DG Rasyid (41) warga jalan Perintis  Kelurahan Lapalu Kecamatan Abeli Kota kendari, pekerjaan wiraswasta.

“Dengan demikian sudah ada lima orang yang berhasil diamankan dengan membawa saja, setelah malam sebelumnya berhasil diamankan gua orang. Semuanya kini diamankan di Polres Bone untuk penyidikan selanjutnya. Adapun ancaman hukumannya serendah-rendahnya atau minimal sepuluh (10) tahun,” lanjutnya. (k19/dj/C)


Tag
div>