SABTU , 21 JULI 2018

Polres Enrekang Tetapkan Dua Tersangka Kasus Korupsi Proyek Jalan di Baroko

Reporter:

Aziz Taba

Editor:

Lukman

Kamis , 01 Februari 2018 17:51
Polres Enrekang Tetapkan Dua Tersangka Kasus Korupsi Proyek Jalan di Baroko

Kapolres AKBP Ibrahim Aji saat menggelar jumpa pers di Mapolres Enrekang, Kamis (1/2/2018).

ENREKANG, RAKYATSULSEL.COM – Polres Enrekang menetapkan dua tersangka Kasus Dugaan Korupsi Proyek Jalan ruas Pebaian- Tombang Desa Tongko Kecamatan Baroko.

Kedua tersangka yakni Arli selaku Direktur CV Cipta Griyatama Sejahtera dan Safruddin selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek senilai Rp 1 miliar tersebut.

Menurut Kapolres AKBP Ibrahim Aji, penetapan kedua tersangka tersebut dilakukan pihak kepolisian setelah sebelumnnya memeriksa dan mengambil keterangan tidak kurang dari 20 orang saksi, termasuk Kadis PU Abdullah Sanneng.

“Penetapan tersangka dilakukan setelah memeriksa sekitar 20 orang saksi, termasuk 2 saksi ahli,” ujar AKBP Ibrahim Aji yang didampingi Kasat Reskrim Abdul Haris Nicholaus, saat menggelar jumpa pers di Mapolres Enrekang, Kamis (1/2/2018).

Pihak CV Cipta Griyatama Sejahtera mengerjakan proyek berdasarkan kontrak kerja no. 20/KTR/PRPJ/DPUK/IX/2016. Proyek ini dikerjakan 90 hari kalender, terhitung sejak 30 September- 28 Desember 2016.

Ibrahim menjelaskan lebih lanjut, bahwa setelah dilakukan penyelidikan ditemukannya beberapa fakta di lapangan. Diantaranya mutu beton tidak sesuai dengan spesifikasi teknis sebagaimana tertuang dalam kontrak kerja. Seharusnya mutu betonnya masuk K-250, namun kenyataan dilapangan mutu betonnya hanya K-175.

Dijelaskannya bahwa berdasarkan hasil audit BPKP perwakilan Provinsi Sulsel, diketahui negara dirugikan sebanyak Rp 692.576.117. Dan menurut perwira yang bersahabat dengan insan pers ini, tidak tertutup kemungkinan akan ada tersangka baru. “Tergantung pengembangan penyidikan,” jelasnya. (*)


div>