KAMIS , 18 OKTOBER 2018

Polres Lutim Minta Oknum PLN Malili Buat Permintaan Maaf di Media

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Senin , 05 Desember 2016 13:39
Polres Lutim Minta Oknum PLN Malili Buat Permintaan Maaf di Media

Ilustrasi.

LUWUTIMUR, RAKYATSULSEL.COM – Meski PLN Rayon Malili sudah meminta maaf atas keteledoran penagihan tunggakan listrik, Polres Luwu Timur masih tetap meminta Budianto oknum Pegawai PLN Rayon Malili membersihkan nama Polres Lutim yang dituduh menunggak listrik. Sebab yang bersangkutan dianggap telah mencoreng institusi Polres sebagai penunggak listrik.

“Permintaan maaf sudah kami terima, tapi bukan berarti berakhir begitu saja. PLN juga harus membersihkan nama institusi Polres Lutim, itu harus dilakukan Budianto,” ujar Iptu Andi Akbar, Kasat Reskrim Polres Lutim,┬áSenin (5/12).

Akbar mengatakan, semestinya sebelum mengancam akan memutuskan jaringan listrik di Polres Lutim dan mengumumkannya sebagai penunggak listrik terbanyak, PLN harusnya datang dan mengklarifikasi, tapi itu tidak dilakukan.

“Makanya, kami tetap akan memanggil saudara Budianto untuk bertanggung jawab, kenapa Budianto, karena berdasarkan pengakuan Manejer PLN Rayon Malili, Budianto-lah yang membuat daftar tagihan itu dan berbicara di media. Jadi dia juga yang kami minta untuk membuat permintaan maaf di media,” tegasnya.

“Terus terang semenjak Polres Lutim diumumkan sebagai penunggak listrik terbanyak, banyak warga mencaci maki kami. Bahkan, ada yang membuat komentar miring, kami malu sekali, tapi Kapolres tetap memerintahkan tidak mengambil tindakan arogan,” tambahnya.

Sebelumnya, Manejer PLN Rayon Malili, Andi Muhctar Nur, sudah meminta maaf atas kesalahan anak buahnya itu.

Ia juga tidak pernah menyuruh pegawainya untuk mengumumkan daftar penunggak listrik tersebut, karena masih ada cara lain yang lebih efektif dari mengumumkannya di media. (***)


div>