SELASA , 11 DESEMBER 2018

Polres Luwu Tingkatkan Patroli Jelang Debat Kandidat

Reporter:

Jepi

Editor:

Lukman

Senin , 16 April 2018 02:00
Polres Luwu Tingkatkan Patroli Jelang Debat Kandidat

Kepolisian Resor Luwu, saat melaksanakan razia cipta kondisi dan patroli biru pada malam hari.

BELOPA, RAKYATSULSEL.COM – Menjelang pelaksanaan debat kandidat calon Bupati dan Wakil Bupati Luwu, 26 April mendatang, Kepolisian Resor Luwu, meningkatkan pelaksanaan razia cipta kondisi dan patroli biru pada malam hari.

Kepala Kepolisian Resor Luwu, AKBP Dwi Santoso, mengatakan, razia cipta kondisi berlangsung di tiga zona, yakni Belopa, Padangsappa dan Walenrang. Selain menyasar pengendara yang membawa senjata tajam atau bahan peledak, operasi cipta kondisi ini juga bertujuan memberikan rasa aman kepada warga khususnya pada malam hari.

“Semua kendaraan yang melintas di jalan Trans Sulawesi kita periksa barang bawannya serta kelengkapan surat-surat kendarannya,” kata Dwi Santoso, Minggu (15/4/18).

Dia menambahkan, menjelang pelaksanaan debat kandidat Cabup Luwu, kondisi kamtibmas relatif aman dan terkendali. Meski demikian, pihaknya tidak mau lengah dan terus melakukan patroli di seluruh wilayah hukum Polres Luwu.

“Melalui patroli biru, kami berharap masyarakat bisa merasa aman. Kami juga meminta peran serta masyarakat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif,” ujarnya.

Razia cipta kondisi di Belopa, Sabtu malam, melibatkan puluhan personil Polres Luwu dibantu anggota Polsek Belopa dan Polsek Suli. Puluhan pengendara sepeda motor diberikan teguran lisan karena tidak memakai helem dan tidak membawa kelengkapan berkendara.

Wakapolres Luwu, Kompol Abraham Tahalele, memimpin operasi tersebut. Abraham meminta anggotanya untuk sopan dan tidak mengeluarkan kata-kata yang kurang baik saat memberhentikan atau memeriksa kelengkapan pengendara.

“Selalu kita tekankan pada anggota, agar menjaga etika saat melakukan pemeriksaan,” kata Abraham.

Dalam razia tersebut, tidak ada kendaraan yang ditilang ataupun pengendara yang kedapatan membawa barang terlarang, seperti senjata tajam, narkotika dan bahan peledak. (*)


div>