JUMAT , 21 SEPTEMBER 2018

Polres Mamuju Amankan 3 Pelaku Pembunuhan di Papalang

Reporter:

Sudirman

Editor:

MA

Kamis , 30 Agustus 2018 14:08
Polres Mamuju Amankan 3 Pelaku Pembunuhan di Papalang

ist

MAMUJU,RAKYATSULSEL.COM — Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek kalukku dibantu tim Python dari Polres Metro Mamuju akhirnya berhasil mengamankan 3 (tiga) orang pelaku pembunuhan Gusmawan (21) pemuda asal Dusun Toansang, Desa Bonda, Kecamatan Papalang yang meninggal pada Hari Selasa (28/8/2018) lalu.

Pelaku masing – masing berinisial “U” (20) Pelajar, “T” (16) dan “MT” (16) pelajar. Selain menangkap pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 1 (satu) buah badik, 1 (satu) buah parang, 1 (satu) buah baju korban yang berlumuran darah dan 1 (satu) buah terpal plastik.

Berdasarkan hasil interogasi, kejadian tersebut bermula dari kesalahpahaman antara pelaku dengan korban beberapa waktu lalu sehingga pelaku dikeroyok oleh korban bersama temannya.

Tidak terima dengan perlakuan korban, Pelaku bersama teman lainnya melakukan aksi balas dendam pada hari selasa (28/8/2018) di Dusun Toansang, Desa Bonda Kecamatan Papalang yang mengakibatkan korban Gunawan meninggal dunia dengan luka tusukan benda tajam di bagian pinggang sebelah kanan.

Saat ditemui, Kasat reskrim Polres “Metro” Mamuju AKP Jamaluddin, S.H., M.H. membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, pihaknya telah mengamankan barang bukti yang diduga ada kaitannya dengan kejadian tersebut serta mengamankan 3 (tiga) orang pelaku yang sebagian masih dibawah umur.

Selaimn itu, polisi juga masih melakukan pengejaran terhadap 1 (satu) orang pelaku lainnya yang telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

” Iya memang benar, kami telah mengamankan beberapa barang bukti dan 3 (tiga) orang pelaku yang diantaranya masih dibawah umur, namun kami masih melakukan pengejaran terhadap 1 (satu) orang pelaku lainnya yang bernama Aldi ,”Jelas Kasat Reskrim.

Saat ini pelaku beserta barang buktinya telah diamankan di Mapolres “Metro” Mamuju, atas perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 338 Sub Pasal 170 ayat (1) ayat (3) dan atau pasal 351 ayat (1) KUHPidana dan UU RI No.11 tahun 2012 tentang sistem peradilan anak dengan ancaman hukuman lebih dari 5 (lima) tahun penjara.(**)


div>