• Senin, 24 November 2014
Iklan | Epaper | Redaksi | Citizen Report

Polres Pangkep Ungkap Penipuan Lewat Facebook

Sabtu , 29 September 2012 09:47
Total Pembaca : 780 Views

Baca juga

PANGKEP – Kepolisian Resort (Polres) Pangkep berhasil menangkap delapan orang pelaku penipuan berkedok jual beli melalui situs jejaring facebook. Para pelaku diamankan beserta puluhan eletronik yang digunakan dalam melancarkan aksinya.

Para pelaku yang terdiri dari Hn (18), Herman alias Emmang Bin Ladicong (22), Firman Bin Marupi alias Immang (24), Dr alias Cd (17), Id (16), Dw (16),  Ambo Dai Bin Ambo Sidi (23), dan Sandi.

Pengungkapan tersebut berawal dari razia operasi sajam dan bahan peledak di Jalan Sultan Hasanuddin Kabupaten Pangkep,(27/9). Pelaku yang terkena razia saat melintas di jalan poros Pangkep hendak menuju Kabupaten Sidrap dan Wajo yang merupakan kampung halaman para pelaku. Mereka tidak dapat berkelit ketika ditanya terkait keberadaan puluhan elektronik berupa laptop, telepon seluler serta modem.

Aparat yang curiga kemudian mengarahkan para pelaku beserta barang bukti ke Mapoolres Pangkep. Dari pengakuan pelaku, diketahui bahwa mereka merupakan sindikat penipuan berkedok jual beli melalui jejaring sosial facebook.

“Kecurigaan kami berawal dari barang elektronik yang berada di dalam mobil minibus yang ditumpangi pelaku. Selain jumlahnya banyak, pelaku tidak dapat  memberi penjelasan asal semua barang tersebut. Setelah dilakukan interogasi, pelaku akhirnya mengakui sebgai pelaku penipuan,” papar Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasatreskrim) Polres Pangkep, AKP Imran.

Dari penyidikan Satrekrim Polres Pangkep, para pelaku menggunakan berbagai nama akun di facebook untuk menjaring mangsanya, diantaranya Anugrah Putri Cell, Istana Oil Shop, Kalosi Cell, Original Cell, Purnama Cell, Power Indo Cell, Ahmad Zarkazih dan beberapa nama akun lainnya. Saat menjalankan aksinya, pelaku melakukan pertemanan via facebook dan blackberry masagger (BBM) sambil menawarkan barang berupa handphone dengan berbagai merk. Barang-barang tersebut  murah dengan alasan bahwa barang tersebut sedang dalam promosi.

“Pelaku menawarkan barang melalui akun facebook yang dilengkapi foto barang, pin blackberry dan nomor telepon pelaku. Korban yang menanggapi tawaran korban selanjutnya melakukan transaksi. Korban kemudian mengirimkan sejumlah uang sesuai harga barang ke nomor rekening pelaku. Saat dikonfirmasi kembali terkait barang korban, pelaku langsung memblokir pertemanan dan menghapus kontak di BBM,” lanjut  Imran. (K5/D)

Beraksi Dari Hertasning

TERNYATA, para pelaku penipuan lewat jejaring sosial facebook dan BBM ini menjalankan aksinya di Kota Makassar, tepatnya di Jalan Hertasning. Mereka mengontrak rumah di jalan itu.

Dari bisnis ini para pelaku bisa mengumpulkan keuntungan antara Rp3 juta sampai Rp15 juta per hari.

Polisi masih terus melakukan pengembangan kasus ini. Diduga kelompok ini adalah bagian dari sindikat yang lebih besar. (K5/B)

 

SINDIKAT PENIPUAN VIA FB & BBM

  • PELAKU: Hn (18), Herman alias Emmang Bin Ladicong (22), Firman Bin Marupi alias Immang (24), Dr alias Cd (17), Id (16), Dw (16),  Ambo Dai Bin Ambo Sidi (23), dan Sandi.
  • AKUN FACEBOOK: Anugrah Putri Cell, Istana Oil Shop, Kalosi Cell, Original Cell, Purnama Cell, Power Indo Cell, Ahmad Zarkazih dan beberapa nama akun lainnya.

MODUSNYA:

  1. Pelaku melakukan pertemanan via facebook dan blackberry masagger (BBM) sambil menawarkan barang berupa handphone dengan berbagai merk dengan dilengkapi foto barang, pin BB dan nomor telepon.
  2. Barang-barang tersebut  murah dengan alasan bahwa barang tersebut sedang dalam promosi.
  3. Korban yang menanggapi tawaran korban selanjutnya melakukan transaksi.
  4. Korban kemudian mengirimkan sejumlah uang sesuai harga barang ke nomor rekening pelaku.
  5. Saat dikonfirmasi kembali terkait barang korban, pelaku langsung memblokir pertemanan dan menghapus kontak di BBM.