RABU , 21 NOVEMBER 2018

Polrestabes Makassar Ungkap 13 Pelaku Jaringan Narkoba

Reporter:

Ramlan

Editor:

Lukman

Sabtu , 10 Februari 2018 07:00
Polrestabes Makassar Ungkap 13 Pelaku Jaringan Narkoba

Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Diari Estetika saat mempelihatkan barang bukti narkoba di Mapolrestabes Makassar, Jumat (9/2) sore.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Jaringan penyalahguna dan peredaran narkoba akhirnya kembali berhasil diungkap tiga tim satuan reserse narkoba Polrestabes Makassar.

Dari jaringan pegedar narkotika jenis sabu-sabu. Sebanyak 13 orang pelaku diamankan di sembilan tempat berbeda di Makassar.

Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Diari Estetika mengatakan pengungkapan kasus narkotika tersebut, berdasarkan adanya informasi masyarakat.

“Tim Elang, Tim Hiu dan Tim Macan Sat Res Narkoba langsung melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus para pelaku,” katanya saat mengelar rilis di Mapolrestabes Makassar, Jumat (9/2) sore.

Diary menjelaskan, saat dilakukan penangkapan di sembilan lokasi, ketiga tim sat res narkoba Polrestabes Makassar juga berhasil mengamankan barang bukti sedikitnya ratusan gram narkoba jenis sabu milik 13 pelaku.

“Di sembilan TKP dengan diamankan barang bukti dengan keseluruha kurang lebih 100 gram sabu dengan tersangka 13 orang,” jelasnya

Penagkapan di sembilan lokasi diantaranya di Asrama Barabaraya, Wisma Mulia, Kecamatan Bontoala, BTN Gowa Ria, Jalan Sungai Pareman, Ujung Tanah, Jalan Barukang, Biringkanaya serta merupakan pengembangan di Platinum yang berhasil ditemukan barang bukti 97 gram sabu.

Selain itu, Diari juga menyebutkan, dari ketiga belas pelaku diantaranya merupakan kurir yang sudah beroperasi selama dua tahun. Barang haram tersebut diedarkan di beberpa daerah di Makassar.

“Dari 13 pelaku, dua diantaranya merupakan perempuan dan kami pastikan semuanya dapat dikategori pengedar atau pun kurir,” jelasnya

Selain barang bukti sabu-sabu seberat 100 gram, anggota Sat Res Narkoba Polrestabes Makassar juga berhasil menyita ribuan plastik sachet pembungkus barang haram ini. Serta barang bukti lain yang ditemukan seperti pipet, handphone, alat timbangan elektrik, alat isap (bong), korek api dan sendok pipet peralatan sabu-sabu.

Para pelaku sindikat narkoba ini dikenakan pasal yang berbeda. Pasal tersebut pun bergantung dari jumlah barang bukti yang ditemukan oleh tangan para pelaku.

“Untuk tersangka yang membawa barang bukit diatas 5 (lima) gram dikenakan Pasal 112 ayat 2, Pasal 114 ayat 2 jo 132 dengan ancaman hukuman seumur hidup atau pidana mati. Dan saat ini kami masih dalami dan lakukan pengembangan terkait jaringan lainnya,” pungkasnya. (*)


div>