SENIN , 24 SEPTEMBER 2018

Polri-Kepolisian Malaysia Kerja Sama Berantas Terorisme

Reporter:

Editor:

dedi

Minggu , 12 Maret 2017 14:06
Polri-Kepolisian Malaysia Kerja Sama Berantas Terorisme

Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia Komjen Pol Drs Syafruddin MSi. (kiri) melakukan koordinasi dengan Wakil Kepala Kepolisian Nasional Malaysia Inspektur Jendral Noor Rashid Ibrahim (kanan) saat menghadiri "Chief Of Police Conference Of South Asia and Neighbouring Countries" di Bangladesh. Minggu (12/3). foto: ist for rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia Komjen Pol Drs Syafruddin MSi. Didampingi Sekpri AKBP Djoko Yulianto SIK, menghadiri “Chief Of Police Conference Of South Asia and Neighbouring Countries” di Bangladesh. Minggu (12/3).
Kegiatan yang diselenggarakan Oleh Interpol dan Bangladesh Police tersebut dihadiri oleh perwakilan petingi Kepolisian oleh negara Indonesia, Malaysia, Afganishtan dan Bangladesh.
Pada kegiatan tersebut, Syafruddin menekankan pentingnya kerja sama kepolisian antarnegara untuk mengungkap tindakan kriminal di masing-masing khususnya kasus Terorisme dan WNI yang bermasalah.
“Kita semua menyadari bahwa kepolisian di mana pun punya sifat universal serta dibutuhkan kerja sama yang baik untuk melaksanakan tugas tersebut,” kata Syafruddin melalui rilis diterima redaksi, Minggu (12/3).
Kepolisian bertugas melindungi dan melayani masyarakat. Tugas itu sama di setiap negara di dunia. Untuk menjalankan tugas itu, Syafruddin sadar butuh jalinan kerja yang bersifat profesional dalam sebuah sistem yang baik.
Dalam sinergitas Kepolisian antar negara, tambah Syafruddin, akan dilaksanakan secara sempurna dalam waktu dekat. Hal ini memberikan dampak positif untuk kerja sama antarnegara dalam berbagai bidang, termasuk keamanan.
Dalam kegiatan tersebut Wakapolri Juga melakukan koordinasi dengan Wakil Kepala Kepolisian Nasional Malaysia Inspektur Jendral Noor Rashid Ibrahim.
Dalam pertemuannya, Syafruddin dengan Kepolisian Malaysia membahas kerjasama berkaitan masalah penanganan WNI yang bermasalah yaitu Siti Aisyah yang terlibat kasus pembunuhan King Jhon Nam serta Anwar yang ditangkap di malaysia berkaitan keterlibatannya pada jaringan ISIS.
Kepolisian Indonesia dan Malaysia pun sepakat akan bekerja sama mengawasi setiap aktifitas WNI serta mendatanya.
Kedua Negara serumpun tersebut akan terus menjalin Hubungan baik antara Kepolisian Negara dalam mencegah terorisme. “Bahkan akan kami tingkatkan kerjasama berantas Terorisme di tanah air kami” ujar Syafruddin. (***)

div>