RABU , 12 DESEMBER 2018

Poltek Pariwisata Ariwisata Makassar, Gelar Edukasi Pariwisata

Reporter:

Editor:

hur

Kamis , 07 April 2016 14:22

TANA TORAJA, RAKYATSULSEL.COM – Politeknik Pariwisata Makassar bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, menggelar bimbingan teknis bidang kepariwisataan di hotel Pantan Makale, Kamis (7/4).

Tampil sebagai pembicara dan mentor beberapa praktisi bidang Pariwisata di Sulawesi Selatan. Bimtek ini dikhususkan bagi dinas Pariwisata dan para pelaku dan pemangku kepentingan kepariwisataan di kabupaten Tana Toraja tentang tata cara memperlakukan wisatawan yang datang dan kesiapan SDM masyarakat Toraja.

Praktisi Pariwisata Farid Said mengatakan, dalam industri Pariwisata perlunya daya saing kompetensi sumber daya manusia dan standar usaha.

Dikatakan, masyarakat Tana Toraja harus bersiap dan harus memiliki kompetensi. Jangan jadi penonton di rumah sendiri. “Dengan adanya kompetensi akan memberi manfaat bagi perusahaan, tenaga kerja serta Pemerintah dan masyarakat,” kata Farid.

Dijelaskan, jika kompetensi kerja adalah spesifikasi sikap pengetahuan dan keterampilan atau keahlian serta penerapannya secara efektif dalam pekerjaan sesuai yang dipersyaratkan.

Sertifikasi kompetensi sebagai bukti pengakuan tertulis oleh LSP atas penguasaan kompetensi sebagai keahlian dibidangnya,” ujar Farid.

Sementara itu, Muh Yahyadin, ketua program studi MJP dan dosen politeknik Pariwisata Makassar dalam pemaparan materinya mengatakan, hal terpenting dalam Industri Pariwisata adalah pelayanan prima, kemampuan profesional, kemauan dan keikhlasan melayani wisatawan secara memuaskan dengan memberikan pelayanan terbaik.

“Pelayanan prima di era sekarang sudah menjadi hal yang urgent sebab persaingan semakin ketat, kebutuhan wisatawan yang semakin meningkat. Selain itu menjamurnya industri jasa Pariwisata berlomba untuk melayani tamu yang bernilai ekonomis dan citra baik,” jelas Yahyadin.


div>