SENIN , 28 MEI 2018

Ponsel Kecebur Dalam Air? Jangan Panik, Ini Tipsnya

Reporter:

Editor:

Azis Kuba

Senin , 26 Januari 2015 12:13
Ponsel Kecebur Dalam Air? Jangan Panik, Ini Tipsnya

ilustrasi

RAKYATSULSEL.COM – Saat smartphone jatuh ke dalam air, langkah yang harus segera dilakukan adalah mengeringkannya. Namun, beberapa pengguna sering kebingungan menentukan cara terbaik mengeringkan smartphone yang tidak jarang justru berakhir buruk pada smartphone tersebut.

Nah, guna menghindari hal-hal tersebut ada beberapa tips mengeringkan smartphone yang benar. Tips-tips berikut juga berlaku pada smartphone yang terkena air di kamar mandi, hujan, atau pun saat Anda berada di pantai.

Setelah smartphone jatuh terkena air, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mematikan smartphone dan segera melepas baterai, kartu memori, dan kartu SIM.

Baru setelah itu segera cari kain untuk mengeringkannya. Sebaiknya Anda mencari kain dengan tekstur kasar dengan daya serap air tinggi, contohnya handuk. Ketika mengeringkan, goyang-goyang smartphone agar sisa air di bagian dalam, seperti port USB atau lubang headset.

Pertanyaannya, bagaimana jika smartphone biasa yang mengalami nasib sial tersebut? berikut ini langkah-langkah yang bisa diterapkan sebagai pertolongan pertama jika ponsel terkena air, agar ponsel Anda tersebut selamat dari ancaman kerusakan:

1. Masukkan ke dalam wadah penuh beras
Untuk proses pengeringan lebih lanjut, Anda bisa memasukkan smartphone yang masih basah dan lembap ke dalam beras. Beras dapat mengisap sisa air dari smartphone dengan baik. Untuk mendapat hasil maksimal, simpan smartphone dalam beras minimal 24 jam hingga tiga hari.

Bila Anda coba hidupkan lagi smartphone masih belum bisa menyala, Anda bisa mengulangi cara ini hingga 2 kali lagi. Tetapi, apabila setelah percobaan ke 3, smartphone Anda belum juga bisa aktif kemungkinan besar smartphone sudah benar-benar rusak.

2. Letakkan di tempat hangat
Sebagai alternatif mengeringkan dengan beras, Anda bisa meletakkan smartphone di tempat-tempat yang cukup hangat untuk mengeringkannya. Misalnya di dekat jendela. Perlu diperhatikan untuk tidak meletakkan smartphone di tempat yang panas dengan suhu lebih dari 50 derajat Celsius.

Hal tersebut justru bisa merusak komponen lain smartphone, misalnya layar.

3. Gunakan Alkohol
Gunakan alkohol untuk mengeluarkan air dari dalam ponsel. Selain lebih cepat menguap, alkohol juga dapat memaksa air keluar.

4. Gunakan Drybox
Drybox adalah media penyimpanan yang dilengkapi dengan serangkaian alat untuk memastikan kelembapan perangkat yang disimpan didalamnya terjaga. Dengan menempatkan ponsel di dalam drybox, Anda dapat mengatur agar tingkat kelembapan di dalam drybox serendah mungkin. Hal ini tentu sangat baik dilakukan agar tingkat kelembapan ponsel Anda dapat berkurang secara perlahan namun tetap aman.

5. Pakai gen silika
Apakah Anda sering mendapati sebuah kantung berwarna putih kecil berisi butiran bening saat membeli makanan atau sepatu yang disimpan di kardus? Bungkusan-bungkusan kecil itu adalah gel silika yang berfungsi sebagai pengering.

Apabila Anda mempunyai banyak gel silika di kardus sepatu Anda, benda tersebut dapat menyerap sisa uap air di smartphone.

6. Jangan gunakan hair dryer
Banyak pengguna yang menggunakan hair dryer untuk menyelamatkan smartphone yang basah. Sebab, panas hair dryer dapat membuat air berubah menjadi uap yang justru menyebar ke bagian terdalam smartphone.

Oleh karena itu, lebih baik gunakan alat penyedot seperti vacuum cleaner untuk membersihkan sisa air. Namun, jaga jarak vacuum cleaner agar tidak terlalu dekat dengan smartphone. Sebab hal itu bisa memicu listrik statis yang merusak smartphone.

7. Bawa ke teknisi
Jika semua usaha sudah Anda lakukan, namun ponsel Anda belum dapat dinyalakan saatnya untuk membawa ponsel Anda ke teknisi ponsel yang berpengalaman. Jangan malu untuk mengakui bahwa ponsel Anda rusak karena terendam air. Hal ini perlu Anda lakukan karena pada dasarnya ponsel milik Anda umumnya telah dilengkapi dengan indikator tertentu yang menunjukkan bahwa ponsel pernah terkena air. (berbagai sumber)


div>