SELASA , 11 DESEMBER 2018

Positif Narkoba, Langsung Dicopot

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Kamis , 21 April 2016 09:48
Positif Narkoba, Langsung Dicopot

ASEP/RAKYATSULSEL/D TES URINE. Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu'mang usai menjalani tes urine di Ruang Pola, Kantor Gubernur Sulsel, Jl Urip Sumoharjo Makassar, Rabu (20/4).

RakyatSulsel.com — Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo bakal menindak tegas pejabat lingkup Pemprov yang positif mengkonsumsi narkoba. SYL mengancam bakal mencopot anak buahnya yang terlibat barang haram tersebut.

Kemarin, sebanyak 70 orang pejabat Pemprov Sulsel melakukan tes urine. SYL pun memimpin langsung pemeriksaan urine itu.

“Tes urin rutin dilakukan disini. Jalan seperti biasa. Cuma memang selama ini tidak pernah dipublikasikan,” kata Syahrul, usai menjalani tes urin, di Ruang Pola Kantor Gubernur, Rabu (20/4).

Pejabat yang terbukti positif narkoba, kata dia, akan dicopot dari jabatannya. “Langsung diberhentikan dari jabatan. Sebelum jabatan kan ada diklat, di diklat juga dites,” imbuhnya.

Menurut Syahrul, tes urin tersebut belum menjamin seorang pejabat bebas narkoba atau tidak. Namun, hal tersebut harus dilakukan secara rutin, terus-menerus, sebagai bagian dari langkah preventif untuk pencegahan.

“Harus diikuti semua. Tapi ini perlu karena keliatannya memang kita harus sama-sama saling jaga. Ini akan berlangsung rutin, terus menerus,” katanya.

[NEXT-RASUL]

Dikatakannya, ini bukan untuk pertama kali pemerintah provinsi tes urine. “Ya mudah-mudahan saja, dengan begini bisa terhindar. Ini juga bagian dari langkah preventif, bahwa kita harus hati-hati. Siapa tahu kita minum apa-apa, kita tidak sadar, kemudian kita terjebak,” terang Syahrul.

Sementara, Kepala Biro Napza dan HIV/AIDS Pemprov Sulsel, Sri Endang Sukarsih, mengatakan, pejabat yang menjalani tes urin mulai dari Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang, Sekretaris Daerah Abdul Latif, Para Asisten, Staf Ahli, dan pejabat Eselon II, yakni Kepala Biro, Badan, dan Dinas.

“Ada enam orang yang tidak hadir, diantaranya Andi Herry Iskandar dan Yusuf Sommeng. Tapi mereka juga akan dites urine,” kata Sri Endang.

Disebutkannya, pejabat yang tidak menjalani tes urine hari ini (kemarin) sedang menjalani tugas dinas ke luar daerah serta ada juga yang melaksanakan ibadah umrah. “Memang ada beberapa penjabat yang belum melakukan tes urine bukan karena menghindar tapi lagi ada urusan ke luar kota,” jelasnya. (D)


Tag
div>