MINGGU , 19 AGUSTUS 2018

Posko Pengungsian Paccerakkang Terendam Banjir, Pengungsi Bingung

Reporter:

Alief

Editor:

asharabdullah

Kamis , 21 Desember 2017 20:01
Posko Pengungsian Paccerakkang Terendam Banjir, Pengungsi Bingung

wilayah Paccerakkang, Kecamatan Tamalanrea mengungsi di Masjid Arramun. Foto: Alief/RakyatSulsel

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Intensitas hujan yang sangat tinggi yang melanda Kota Makassar menyebabkan volume air semakin banyak, Kamis (21/12).

Khusus di wilayah Paccerakkang, Kecamatan Tamalanrea, korban banjir di wilayah Perumahan Buka Mata Indah Residence harus mencari lokasi baru untuk mengungsi, pasalnya posko pengungsian yang disiapkan juga terendam air.

Sekira pukul 15.00, Masjid Arramun, tempat pengungsian sementara bagi sekira 210 korban, di Perumahan Buka Mata Indah Residence, juga mulai terendam air.

“Di masjid air juga sudah naik, disitu ada anak balita dan pengungsi semakin penuh dimasjid, ketinggian air hampir mencapai 1 meter,” ungkap Ketua RT 05 RW04 Kelurahan Paccerakkang, Bachtiar.

Sementara itu, belum ada tim evakuasi yang memasuki wilayah tersebut.

“Kalau air naik, tidak tahu mau dievakuasi pake apa, sementara air terus meninggi di RT 05 RW 04. Ini gimana wilayah ta ini tidak diperhatikan oleh permerintah,” urai Bachtiar.

Sejak Rabu malam, setidaknya ada 116 rumah yang terendam air setinggi 50 cm hingga satu meter. Namun hingga saat ini belum ada tim evakuasi yang datang ke lokasi tersebut. Sementara warga yang masih terjebak mulai kehabisan bahan makanan.

Bachtiar pun mengaku terus berkoordinasi dengan pemerintah setempat. “Iye info terakhir sudah direspon diteruskan oleh Lurah dan Camat, saya tetap koordinasi masalah ini, sampe titik penghabisan,” ungkapnya.

Bachtiar pun meminta untuk menghemat bahan makanan yang ada agar cukup sampai malam tiba. “Konsumsi makanan yang masih ada, nanti diusahakan untuk makan malam,” tambahnya.

Bachtiar berharap, ada tim evakuasi yang bisa segera memobilisasi bantuan ke tempat pengungsian tersebut.

“Saya bingung mau divekauasi pake apa sementara hujan deras, tolong bantu solusi pihak terkait dengan hal ini, kami Warga RT 05 RW 04 memohon bantuan mobilisasi pengungsi,” tutupnya. (*)


div>