SENIN , 23 JULI 2018

Posko SEHATI Kembali Diserang Orang Tak Dikenal

Reporter:

Editor:

Lukman

Jumat , 15 Juni 2018 22:44
Posko SEHATI Kembali Diserang Orang Tak Dikenal

Posko tim pemenangan SEHATI diserang orang tak dikenal.

SINJAI, RAKYATSULSEL.COM – Pencoblosan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sinjai 2018 tinggal mengitung hari. Namun sayang sungguh sayang, semakin mendekati hari H pemilihan, kondisi di Sinjai pun kian memanas. Bahkan Intimidasi dan penyerangan kian marak dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab terhadap posko-posko, maupun kendaraan tim kandidat.

Belum lama ini di Kecamatan Tellulimpoe, mobil korcam TAKBIR dibakar orang tak dikenal (OTK), dan kali ini, kembali Posko Tim Pemenangan pasangan Andi Seto Gadistha Asapa-Hj Andi Kartini Ottong di kelurahan Lembang Saukang, Kelurahan Mannanti, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai, diserang orang tak dikenal (OTK), Kamis (15/06/2018) sekira pukul 01:00 wita dini hari menggunakan bom molotov.

Menurut salah satu saksi Hardiansyah, jika pelaku melempar sebuah botol yang berisikan minyak tanah dan mengenai spanduk yang ada di depan Posko hingga terbakar. “Kami juga kaget, tiba-tiba saja ada bunyi semacam letusan, pas kami keluar langsung ada api menyala pas diteras posko,” katanya.

Atas kejadian tersebut, Ia pun merasa keberatan dan melaporkannya di Mapolsek Tellulimpoe, untuk proses lebih lanjut. Adapun Barang bukti yang ditemukan di TKP yakni, 1 (satu) buah botol, satu lembar kain berukuran sekira 20 cm, serta satu buah spanduk.

Juru bicara pasangan SEHATI, Ahmad Marsuki, yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Ia pun mengatakan jika pihaknya sudah melaporkan kejadian itu, dan menyerahkan sepenuhnya ke pihak Kepolisian untuk mengungkap dan mengusut tuntas kasus tersebut.

“Bahwa kejadian ini sudah kesekian kalinya, terkhusus kepada pasangan SEHATI, sehingga kami menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk mengusutnya,” tegasnya.

Mamat sapaan akrabnya menambahkan, agar kejadian seperti ini tak terulang lagi. Apalagi menggunakan benda-benda yang dapat mengancam keselamatan tim dan relawan dibawah.

“Peristiwa ini sangat memilukan hati kami karena ini kejadian kesekian kalinya karena itu kami meminta kepolisian untuk tetap mengedepankan profesionalme kerja untuk mengungkap tabir dan motif para pelaku penyerangan ini,” ungkapnya.

Tindakan penyerangan atau intimidasi ini bukan kali pertama dialamatkan ke tim Sehati, karena sebelumnya juga terjadi dua peristiwa intimidasi/teror di Kecamatan Sinjai Selatan, kemudian penyerangan posko di Sinjai Timur, menggunakan busur hingga mengenai kepala salah satu anggota dan dilarikan ke Rumah Sakit imum daerah Sinjai.

Namun alhasil, kata dia sampai saat ini belum ada tanda-tanda dari pihak kepolisian agar para pelaku ini diamankan untuk diproses hukum.

“Cukuplah peristiwa terdahulu yang belum terungkap sampai saat ini. Karena jika hal ini terus terjadi, dapat memicu reaksi dan jangan menyalahkan masyarakat jika tindakan main hakim sendiri akan terjadi karena itu dapat saja terjadi akibat dari krisis kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum,” tutupnya. (**)


div>