SENIN , 16 JULI 2018

Potensi Bumi Perkemahan Sebagai Pusat Kegiatan Generasi Muda

Reporter:

Editor:

hur

Senin , 28 Maret 2016 09:10
Potensi Bumi Perkemahan Sebagai Pusat Kegiatan Generasi Muda

int

CITIZEN REPORTER – Bumi Perkemahan yang berada diatas gunung Karopo di Lembang Pongbembe Mesa’ Kada Kecamatan Simbuang Kabupaten Tana Toraja ini sebelumnya pada tahun 2015 bulan Agustus tanggal 13-18 menjadi tempat pusat kegiatan LOMBA TINGKAT II GERAKAN PRAMUKA DKR SIMBUANG-MAPPAK sekalipun dengan fasilitas yang seadanya yang digunakan setiap peserta karena fasilitas yang digunakan oleh setiap peserta Lomba hanya menggunakan tendah seadanya yang langsung difasilitasi oleh panitia pelaksana dan tim masing-masing kelompok.

Bumi Perkemahan ini tentunya sangat membutuhkan dukungan dari pemerintah kabupaten Tana Toraja agar kedepannya bisah betul-betul menjadi tempat pusat kegiatan bukan hanya dalam bentuk kegiatan Pramuka tapi dalam berbagai bentuk kegiatan kepemudaan dalam rangka untuk memaksimalkan pembinaan bagi Generasi Muda yang berasal dari Kecamatan Simbuang-Mappak.

“Bumi Perkemahan Karopo ini selain fungsi sebagai tempat perkemahan, juga sangat potensial sebagai tempat pusat kegiatan perayaan hari-hari besar Nasional seperti perayaan hari kemerdekaan yang senantiasa dilaksanakan pada bulan agustus karena sangat maksimal juga untuk tempat kegiatan pekan olaraga yang bisah langsung melibatkan dua kecamatan (Keamatan Simbuang-Mappak),” ungkap Pasa’ Maraya, seorang aktivis mahasiswa Simbuang.

Menjadi bagian dari sala satu putra yang berasal dari Kecamatan Simbuang, tentunya sangat berharap kepada Pemerintah Tana Toraja agar kedepannya benar-benar bisa diperhatikan direalisasikan mengenai harapan masyarakat Simbuang-Mappak tersebut.

Tindakan awal yang harus diambil dan yang paling urgen untuk dilakukan dalam rangka pemaksimalan fungsi dari Bumi Perkemahan ini adalah pelebaran jalan menuju tempat perkemahan tersebut terlebih dahulu karena sampai saat ini jalan menuju ke tempat perkemahan tersebut masih sangat sulit untuk kendaraan roda dua (motor) padahal jarang tempuh dari jalan poros simbuang ke tempat wisata ini hanya berkisar kurang lebih 1 kilo meter.

Penulis: Pasa’ Maraya (Aktivis Mahasiswa Simbuang-Mappak)


div>