KAMIS , 20 SEPTEMBER 2018

PP HPMB Gelar Dialog dan Buka Puasa Bersama

Reporter:

Jejeth

Editor:

Lukman

Minggu , 10 Juni 2018 23:21
PP HPMB Gelar Dialog dan Buka Puasa Bersama

PP - HPMB saat menggelar Dialog dan Buka Puasa Bersama, di Gedung Balai Kartini, jalan Kartini, Kelurahan Pallantikan, Kecamatan Bantaeng, Minggu (10/6).

BANTAENG, RAKYATSULSEL.COM – Pengurus Pusat Himpunan Pelajar Mahasiswa Bantaeng (PP – HPMB) menggelar Dialog dan Buka Puasa Bersama, di Gedung Balai Kartini, jalan Kartini, Kelurahan Pallantikan, Kecamatan Bantaeng, Minggu (10/6).

Dengan mengusung tema “Peran Pemerintah dan Pemuda dalam Memerangi Radikalisme dan Terorisme di Indonesia” sejumlah tamu antusias menghadiri acara tersebut.

Dalam sambutannya, Ketua PP – HPMB mengatakan bahwa menyoal mengenai Radikalisme dan Terorisme yang sudah ada sejak tahun 60-an. Baginya belum ada solusi cerdas baik itu dari pemerintah maupun dari pemuda.

“Problem radikalisme dan terorisme sudah ada sejak tahun 60 an namun sampai sekarang belum ada solusi cerdas untuk menangani kasus ini, saya mengapresiasi teman – teman panitia karena mau mengangkat tema ini, kasus terorisme ini cenderung menyerang kaum muda yang lebih cepat menyerap informasi,” kata Ardiansyah.

Sekaligus membuka, Ketua DPRD Bantaeng, H Abdul Rahman Tompo, dalam sambutannya sangat mengapresiasi panitia pelaksana kegiatan tersebut. Dialog seperti ini kata dia, dapat memberikan pemahaman sehingga dapat mencegah dan memerangi radikalisme dan terorisme.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya kepada panitia ini, semoga dengan dialog ini kita disini bersama masyarakat Bantaeng dapat mencegah dan memerangi radikalisme dan terorisme,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, bahwa ada 3 pilar dan cara untuk memerangi Radikalisme dan Terorisme. dan dengan ketiga pilar tersebut maka pemerintah, TNI, Polri dan masyarakat saling bersinergi menjaga keamanan NKRI terkhususnya lagi untuk Bantaeng.

“Menurut saya pribadi, ada 3 pilar dan cara untuk mencegah dan menanggulangi terorisme, yang pertama yaitu kepala Desa atau Lurah, yang kedua itu Bhabinkantibmas dan yang ketiga adalah Babinsa. Dengan ketiga pilar ini, kalau bergerak aktif dan bersinergi dengan masyarakat, insya allah Bantaeng ini akan tetap aman,” tutupnya.

Adapun yang tampil sebagai pemateri yakni, Lettu Inf. Jufri Upara yang mewakili Dandim 1410 Bantaeng, Iptu. Suardi yang mewakili Kapolres Bantaeng, dan aktivis mahasiswa, Yudha Jaya yang bertindak sebagai moderator. (*)


Tag
  • PP HPMB
  •  
    div>