RABU , 13 DESEMBER 2017

PPK/PPS Wajib Netral

Reporter:

Suryadi Maswatu - Muh Fahrullah

Editor:

asharabdullah

Rabu , 01 November 2017 14:20
PPK/PPS Wajib Netral

Komisioner KPUD Sulsel Divisi Hukum, Khaerul Mannan. (ist)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Seleksi penerimaan anggota PPK/PPS telah berproses di KPUD, dan dilaksanakan secara terbuka dengan memperhatikan kompetensi, kapasitas, integritas, dan kemandirian. Mereka dituntut menjaga netralitas demi menciptakan Pilkada yang demokrasi.

Menanggapi hal ini, Komisioner KPU Sulsel Divisi Hukum, Khaerul Mannan menegaskan pihaknya selalu berpatokan pada kualitas calon PPK/PPS yang berkomitmen menjaga integritas.

“Kita sudah sampaikan ingin Pilkada kali ini berkualitas, maka orang yang masuk PPK/PPS harus benar-benar berkualitas memiliki kemampuan untuk menjaga integritas,” tegasnya melalui via seluler, Selasa (31/10) kemarin.

Dijelaskan Khaerul, jika dalam tahapan seleksi yang paling urgensi pada saat wawancara penilaian lebih dipertajam pada kepribadian calon juga pengalaman serta latar belakang. “Terakhir akan melakukan perjanjian tertulis pakta integritas,” katanya.

Khaerul mengimbau juga kepada beberapa KPU di Sulsel yang melakukan perekrutan untuk tetap memperhatikan kualitas itu dan selektif dalam penerimaannya.

“Meskipun PPK dan PPS ini hanya bersifat adhoc atau sementara, namun kita ingin agar mereka bisa bekerja secara profesional sesuai tugas dan tanggung jawabnya. Oleh karena itu harus menjaga integritas dalam pilkada,” jelasnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Makassar, Rahmawati Saiye menegaskan, KPU Makassar merekrut anggota PPS dan PPK secara langsung dan tanpa rekomendasi. Hal ini lanjut dia, dengan tujuan mencegah calon titipan dari kandidat tertentu atau pihak yang sengaja ingin menodai jalannya Pilwalkot Makassar.


div>