JUMAT , 16 NOVEMBER 2018

PPMI Shohwatul Is’ad Pangkep Tanam 5.000 Bibit Cabai

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Selasa , 25 April 2017 10:34
PPMI Shohwatul Is’ad Pangkep Tanam 5.000 Bibit Cabai

Penanaman akbar 5.000 bibit cabai yang dilakukan santri dan jajaran Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Shohwatul Is'ad Ma'rang Pangkep, Minggu (23/4). foto: atho tola/rakyatsulsel.

PANGKEP, RAKYATSULSEL.COM – Dalam upaya menjadi bagian dari pilar ketahanan pangan, khususnya dalam lingkup pesantren adalah Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Shohwatul Is’ad memulainya dengan penanaman perdana tanaman cabai, yang ditarget mencapai jumlah sebanyak 5.000 bibit cabai.

Sebagai langkah awal, dilakukan penanaman perdana yang diberi nama ‘Penanaman Akbar’. Kegiatan itu dilakukan dalam sebuah acara sederhana nan hidmat yang dihadiri seluruh warga pondok yang terdiri dari para santri dan pembina serta warga pondok.

Penanaman akbar ini, dilakukan, Minggu (23/4), dengan menanam sekira 5.000 bibit cabai pada lahan siap tanam yang terletak di kompleks putri PPMI Shohwatul Is’ad, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep). Penanaman akbar diawali dengan sambutan dari Direktur PPMI Shohwatul Is’ad, Al-Ustadz Sigit Rahardja.

“Penanaman Akbar adalah langkah awal Pesantren Shohwatul Is’ad untuk mewujudkan ketahanan pangan berbasis pesantren. Diharapkan ide ini dapat bergulir lanjut di pesantren-pesantren lain di Indonesia, khususnya di Sulsel,” harap Ustadz Sigit diberitakan Rakyat Sulsel, Selasa (25/4).

Bibit cabai yang ditanam pada program penanamam 5.000 cabai merupakan bantuan dari komunitas Teman Kuliah Pertanian Universitas Hasanuddin (TKP-Unhas) sebagai salah satu bentuk kegiatan komunitas ini dalam rangka satu dekade TKP-Unhas.

Selain sebagai upaya mewujudkan ketahanan pangan berbasis pesantren, kegiatan ini juga sebagai pembelajaran bagi para santri bagaimana mewujudkan sebuah kegiatan wirausaha. Penanaman cabe tidak berhenti pada prosesi tanam saja akan tetapi mesti ditindaklanjuti dan dikelola dengan baik menjadi sebuah kegiatan produktif bernilai ekonomi. (***)

Penanaman akbar 5.000 bibit cabai yang dilakukan santri dan jajaran Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Shohwatul Is’ad Ma’rang Pangkep, Minggu (23/4). foto: atho tola/rakyatsulsel.


div>