KAMIS , 19 JULI 2018

PPP Khianati Komitmen, Prediksi IYL Akan “Dibegal” Terbukti

Reporter:

Editor:

Lukman

Kamis , 11 Januari 2018 20:27
PPP Khianati Komitmen, Prediksi IYL Akan “Dibegal” Terbukti

Pasangan IYL-Cakka dan beberapa figur foto bersama saat di Kantor KPU Sulsel, Rabu (10/1). Foto: Zulkifi/RakyatSulsel

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Prediksi dan kekhawatiran pasangan Ichsan Yasin Limpo – Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) bakal “dibegal” jika maju lewat jalur parpol, kini mulai terbukti. Betapa tidak, PPP yang sejak awal mendukung apapun pilihan duet ini, memilih “berkhianat”.

Karena rayuan dan tekanan pihak tertentu, hanya hitungan menit setelah Waketum DPP dan Sekjen DPP memastikan tidak akan beralih dari IYL-Cakka, langsung berubah total.

Apalagi sebelumnya,Waketum DPP Amir Uskara sudah blak-blakan ada tokoh nasional yang “ronda” di PPP untuk mengintervensi partainya mengalihkan dukungan.

Dibegalnya PPP dari tangan IYL-Cakka semakin membuktikan jika memang ada skenario ingin menghadang duet ini. Untungnya, Punggawa Macakka tidak terjebak maju lewat koalisi parpol.

Ketua Tim Pemenangan Rumah Kita IYL-Cakka, Bahar Ngitung menuturkan, apa yang dikhawatirkan jagoannya kini sudah terbukti semua.

“Andaikan IYL-Cakka tak maju lewat independen, maka bisa dipastikan kita tidak maju. Untungnya, beliau sejak dulu mempersiapkan jalur perseorangan,” terang Bahar Ngitung, Kamis (11/01/2018).

Sekadar diketahui, sebelum IYL memutuskan secara resmi maju lewat independen, kandidat ini “pura-pura” terjebak dengan skenario rival seolah-olah akan maju lewat parpol.

Mengingat saat itu, duet ini sudah mengantongi dukungan Demokrat dan PPP yang dari jumlah kursi sudah memenuhi syarat untuk maju lewat parpol.

Hanya saja, sehari sebelum menyerahkan berkas dukungan perseorangan ke KPU, IYL mengumumkan memilih jalur independen. Sebab ia masih khawatir ada upaya pembegalan di akhir jika maju lewat parpol. (**)


div>