JUMAT , 19 JANUARI 2018

PPP Tegas, Agus Wassalam

Reporter:

Al Amin - Suryadi

Editor:

asharabdullah

Selasa , 09 Januari 2018 11:00
PPP Tegas, Agus Wassalam

Ilustrasi. Agus-TBL. Dok. RakyatSulsel

* Gerindra Serahkan Keputusan ke DPP

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Nasib pasangan Agus Arifin Nu’mang dan Tanri Bali Lamo (AgangTa) untuk bisa bertarung di kontestasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel Juni mendatang semakin kecil.

Pasalnya kepastian Partai Politik (Parpol) untuk melengkapi syarat dukungan 17 kursi di KPU sulit terwujud setelah PPP yang menjadi harapan terakhir pasangan ini, telah memutuskan untuk tetap berapa di barisan pasangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka).

Bakal Calon Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang (AAN) mengaku, dirinya tetap mengimbau dan meminta pada relawan dan simpatisannya untuk tetap bergerak sambil menebarkan kebaikan.

“Saya dan Pak Tanri terus berusaha untuk mencukupkan dukungan parpol. Relawan dan simpatisan kami minta tetap bergerak. Doakan kami, agar bisa mendapatkan yang terbaik. Karena kekuatan doa itu sangat luar biasa,” kata Agus.

Selain itu, Agus juga menghimbau agar seluruh simpatisan tidak perlu khawatir dengan kabar-kabar miring yang terus dihembuskan dengan tujuan memecah konsentrasi massa pendukungnya. “Tentu ada kabar, jadi jangan khawatir,” singkatnya.

Diketahui, Partai Gerindra menjadi parpol pertama yang menyerahkan Surat Keputusan (SK) usungan dengan format B.1-KWK kepada pasangan AgangTa’ untuk maju bertarung di Pilgub Sulsel 2018.

Saat ini AganTA telah mendapat kepastian dari Partai Gerindra (11) dan PBB (1), pasangan Agus Arifin Nu’mang dengan Tanribali Lamo terus berburu partai untuk mencukupkan yang di persyaratkan KPU sebanyak 17 kursi.

Setidaknya, PPP yang mengontrol lima kursi di parlemen, pasangan Agus-Tanribali bisa aman maju karena sudah mencapai total 17 kursi.

Sementara itu, Hasil Rapat DPP, PPP tetap Konsisten di IYL-Cakka
. Wakil Ketua Umum DPP PPP Amir Uskara menegaskan, kabar soal peralihan dukungan PPP sudah dibahas khusus oleh ketua umum, sekretaris jenderal, dan wakil ketua umum, serta beberapa pengurus harian.

Legislator DPR RI ini menuturkan, hasil rapat itu, memutuskan jika PPP tetap konsisten mendukung IYL Cakka, dan dipastikan tidak akan berubah lagi.

“Sudah selesai dan diputuskan melalui rapat antara saya bersama ketum dan pengurus DPP. Keputusannya PPP tetap konsisten di IYL-Cakka,” kata Amir Uskara kepada wartawan di Kantor DPP PPP,  Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat,  Senin (8/1).

Selain itu,  Amir juga mengakui jika ada keinginan besar dari beberapa tokoh Nasional yang menginginkan PPP beralih menjadi pengusung salah satu kandidat.  Hanya saja lanjut Sekretaris Fraksi PPP DPR RI ini, dirinya mengaku komitmen yang telah lebih dulu disepakati tak dapat lagi dikoreksi.

“Ini soal komitmen yang telah sejak awal kami sepakati,  jadi memang PPP sudah sangat sulit untuk beralih ke kandidat lain di Sulsel,” ungkap Legislator asal Daerah Pemilihan Sulsel ini.

Keputusan PPP untuk tetap bersama IYL-Cakka juga sekaligus menegaskan jika duet ini tidak hanya didukung koalisi rakyat yang maju lewat independen. Tapi juga didukung oleh empat parpol. Masing-masing, Demokrat, PPP, Berkarya dan Perindo.

Pakar politik UIN Alaudin Makassar, Syahrir Karim berpendapat, bukan hal tidak mungkin PPP bisa menjadi penyelamat bagi Agus-TBL. Namun jika tidak, maka pasangan ini bakal gagal bertarung di Pilgub Sulsel.

“Jika PPP bisa diambil oleh Agus-TBL maka bisa maju. Jadi Agus bisa ditentukan oleh PPP. Jika tidak bisa, maka akan gagal bertarung di Pilgub,” kata Sharir Karim.

Dikatakan, salah satu juga Partai Hanura yang dikabarkan menjadi harapan bagi AAN dan TBL ternyata konsisten mendukung NH-Aziz. Lanjut dia, jika PPP juga masih konsisten dan komitmen pada IYL-Cakka maka dipastikan nasib Agus-TBL tak lanjut di Perhelatan lima tahunan ini.

“Artinya tidak bisa ikut kontestasi Pilgub. Wassalam karena tak cukup usungan,” tuturnya.

Dia menambahkan, prediksi awal juga bisa empat pasangan di Pilgub. Namun, dinamika ini membuat konstalasi politik terus berubah.
“Bisa jadi tiga calon, kalau memang PPP tak pindah ke lain hati,” pungkasnya.

Lantas bagaimana sikap Gerindra sebagai partai pengusung dengan kursi terbakar, jika Agus-TBL gagal maju bertarung. Ketua DPD Gerindra Sulsel, Idris Manggabarani yang dikonfirmasi enggan berkomentar banyak.

“Jangan tanya itu dulu, kami juga bingung ini dengan informasi itu. Jadi belum bersikap,” kata IMB.

Menurutnya, DPD Gerindra Sulsel belum bisa mengambil sikap karena masih ikut perkembangan. Bahkan ketika ditanya langkah yang akan diambil Gerindra untuk alihkan dukungan jika AAN gagal maju, IMB menyatakan itu hak DPP sehingga DPD tak bisa berspekulasi.

Oleh sebab itu, lanjut dia masih menunggu sampai waktu pendaftaran jika DPP mengambil sikap maka itulah yang final dan mengikat.
“Soal kemungkinan yang terjadi, sikap Gerindra keputusan di DPP sehingga bukan rana kami untuk berstatement,” pungkasnya. (*)


div>