MINGGU , 18 NOVEMBER 2018

Prajurit Kodim Diberi Bekal Hadapi Ancaman Teroris

Reporter:

Editor:

Niar

Jumat , 03 Maret 2017 20:18
Prajurit Kodim Diberi Bekal Hadapi Ancaman Teroris

int

MAJENE, RAKYATSULSEL.COM – Aksi terorisme akhir akhir ini menjadi topik berita menarik dan menjadi sorotan tajam bagi semua kalangan terutama TNI dan Polri.

Dalam rangka memberikan pemahaman dan pengetahuan dinamika terorisme maka pada Hari jumat (3/3) Pkl 08.00 wita, bertempat di Aula Makodim 1401/Majene Jalan Jenderal Sudirman No 178 Kab, Majene, telah berlangsung Kegiatan Pembinaan Kesiapan Aparat Kewilayahan dan Kemampuan Teritorial Kodim 1401/Majene.

Pada hari kedua dengan Pembawa Materi Kapolres Majene AKBP Grendie Teguh Pidegso SIK serta diikuti kurang lebih 100 orang diantaranya : Dandim 1401/Majene Letkol Inf Rahman , Kapolres Majene AKBP Grendie Teguh Pidegso SIK, Kasdim 1401/Majene Mayor Arm Syafaruddin, para Perwira Staf Kodim 1401/Majene, Para Danramil jajaran Kodim 1401/Majene, Kasat Intelkam Polres Majene Iptu Muh Tauhid , Kasat Reskrim Polres Majene AKP Saiful Isnaini, SE, SIK

Dalam kata sambutannya Kapolres Majene AKBP Grendie Teguh Pidegso SIK, menyampaikan bahwa Terorisme adalah kejahatan terhadap peradaban manusia (crimes againts civilation) dan menjadi musuh umat manusia.

Terorisme merupakan kejahatan luar biasa (Extraordinary crime) yang menimbulkan bahaya terhadap keamanan, menimbulkan rasa takut terhadap setiap orang, menggangu kesejahteraan masyarakat.

Kapolres Majene meminta kepada Pihak TNI Polri harus jelih dan waspada dalam penanganan teror di Indonesia Memasang Mata dan telinga di setiap wilayah utamanya kab Majene agar dapat mengantisipasi setiap pergerakan teror.

Proxy war adalah salah satu bentuk perlawanan dengan menggunakan pihak ketiga dalam bentuk penghancuran kepada suatu Negara melakukan tindakan dan aparat teritorial khususnya babinsa dan Binmas, Danramil dan Polsek agar melakukan patrols bersama untuk mengontorol wilayah.

(Penrem 142/Tatag)


Tag
div>