RABU , 14 NOVEMBER 2018

Preman Kampung Tewas Ditangan Warga

Reporter:

Editor:

dedi

Sabtu , 11 Maret 2017 18:27
Preman Kampung Tewas Ditangan Warga

int

BONE, RAKYATSULSEL.COM – Seorang preman kampung bernama Kamaruddin (30) tewas setelah dikeroyok oleh 18 warga di Desa Manciri, Kecamatan Ajangale, Kabupaten Bone, Jumat (10/3), kemarin

Pria yang berasal dari Desa Tondrong Balubu, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng tewas, setelah menantang 18 orang lagi kerja bakti mendirikan baruga untuk pernikahan salah satu warga di Desa Manciri, hingga membuat warga geram dan terjadilah baku parang.

“Korban tiba-tiba saja datang sambil berteriak dan menantang sambil mencabut badiknya dari sarungnya untuk menikam 2 orang warga,” ungkap muslimin warga setempat.

Dari informasi warga,  diketahui Kamaruddin kerapkali meresahkan warga sekitar dengan aksinya yang memalak dan memintai uang. Bahkan, melempari rumah warga bila tidak dituruti.

Diduga sebab Kamaruddin ingin menantang para pelaku tersebut karena sehari sebelumnya Korban meminta uang ke salah satu pelaku tapi tidak diberikan.

Peristiwa nahas tersebut terpaksa menyeret 18 warga berurusan dengan pihak kepolisian setempat guna mempertanggung jawabkan perbuatanya.

Wakapolsek Ajangale Kabupaten Bone, Ipda Ansar mengatakan bahwa ke-18 pelaku sudah diamankan ke Mapolres Bone bersama dengan saksi yang menyaksikan duel tak berimbang tersebut.

“Pelaku dan barang bukti telah diamankan untuk dilakukan pengembangan selanjutnya dan sejumlah warga yang mengetahui kejadian sudah berada di Mapolres Bone,” ungkap Ansar, Sabtu (11/3).

Dari hasil pemeriksaan pihak Puskesmas Ajangale dr. H.Muh.Yunus, menuturkan korban mengalami luka robek pada kepala bagian belakang, luka tusuk bagian leher, dan luka robek pada selangkangan bagian depan.

Tak hanya, lunjut dia, korba juga patah tulang, luka tusuk pada dada kiri, luka robek pada bagian perut hingga usus terburai, luka tusuk pada dada bagian kanan, 5 luka robek pada bagian punggung.


div>