RABU , 14 NOVEMBER 2018

Presiden PKS Dukung KPK Proses Kadernya Terlibat Korupsi e-KTP

Reporter:

Editor:

dedi

Minggu , 05 Maret 2017 21:29
Presiden PKS Dukung KPK Proses Kadernya Terlibat Korupsi e-KTP

int

JAKARTA, RAKYATSULSEL.COM – Presiden PKS Sohibul Iman mendukung langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mengusut terkait kasus e-KTP, termasuk terhadap sejumlah kadernya yang diduga terlibat.

“Beberapa waktu lalu saya terima nama-nama anggota DPR yang menerima (dana) e-KTP. Sikap PKS jelas itu saya kira harus diproses secara hukum, silakan. Saya beri dukungan kepada KPK untuk betul-betul diproses,” tegasnya di Kantor DPP PKS, TB Simatupang, Jakarta, Minggu (5/3).

Alasannya jelas, katanya karena kerugian negara sangat luar biasa besar dari korupsi e-KTP itu. Sohibul menuturkan, kerugian negara mencapai 2 triliun dari total nilai anggaran sebesar hampir 6 triliun.

Artinya, lanjut dia, lebih dari 30 persen kerugian negara dari total anggarannya. “Ini harus diproses. Ini sebuah kasus yang sangat dahsyat,” sebut Sohibul.

Sejauh ini, dia mengaku sudah memanggil dua anggotanya yang diduga terlibat kasus e-KTP itu untuk dimintai keterangan. Adapun kader itu adalah Gamari Sutrisno dan Agus Purnomo. Keduanya sudah tidak lagi menjadi anggota DPR. “Mereka menyatakan itu tidak benar,” tuturnya.

Ketika ditanyakan apakah kedua orang itu termasuk yang mengembalikan dana e-KTP yang dikorupsi, Sohibul mengaku tidak mengetahuinya. “Saya tidak tahu mereka mengembalikan atau tidak tapi di situ ada dua orang nama PKS. Kalau benar saya kira diproses secara hukum,” ucap dia.

Lantas apakah ada sanksi? “Belum apa-apa dong, baru namanya dicantumkan masa dikasih sanksi. Sudah diproses hukum saja,” tutup Sohibul. (dna/JPG)


div>