SENIN , 10 DESEMBER 2018

Pria Sadis Sang Penggorok Leher Istri Itu Terus Berteriak Memanggil…

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Senin , 17 April 2017 11:31
Pria Sadis Sang Penggorok Leher Istri Itu Terus Berteriak Memanggil…

Banjir didampingi penasihat hukumnya Burhan ketika menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polsek Antang Kalang, Minggu (16/4) (SONY/KALTENG POS)

RAKYATSULSEL.COM – Kondisi kejiwaan Banjir, 24, berubah drastis pasca melakukan pembunuhan terhadap Pitae, 26, yang tak lain istrinya sendiri. Selama berada di dalam sel tahanan, warga Desa Tumbang Boloi, Kecamatan Telaga Antang, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah  ini kerap kali berteriak memanggil-manggil nama korban.

Perilaku itu mulai diperlihatkan tersangka semenjak terjadinya tragedi berdarah itu pada Rabu (12/4). Terkadang dia berteriak marah. Terkadang lagi berdiam diri atau melamun layaknya penyesalan mendalam.

“Tersangka sepertinya shok dan belum bisa menerima perbuatan yang dilakukannya sendiri,” kata Kapolsek Antang Kalang, Iptu Afif Hasan SH ketika dikonfirmasi melalui seluler, Minggu (16/4) siang.

Dugaan terganggunya psikologi tersangka, diakui kapolsek hampir terlihat setiap hari. Ia mendapat laporan bahwa tersangka hampir setiap hari marah-marah dan berteriak memanggil istrinya. “Mengetahui perilaku tersangka yang demikian, kami langsung memberikan pemahaman dan berupaya membuatnya tenang. Meskipun  tidak mudah, tetapi kami tetap berusaha agar tersangka dapat menjalankan proses hukuman sesuai dengan aturan yang berlaku,” ucapnya kapolsek.

Sementara saat pagi hari atau ketika dilakukan pemeriksaan oleh penyidik, perilaku tersangka malah berbeda. Hanya saja pada saat malam, pelaku diperkirakan teringat kepada sang istri sehingga muncul bayangan  yang diduga menganggunya.

“Akibat isu yang tidak jelas membuat tersangka gelap mata dan melakukan tindakan yang tidak pernah dibayangkan sama sekali,” jelasnya.

Sedangkan untuk anak semata wayang tersangka untuk saat ini dititipkan kepada orangtua korban . “Sampai saat ini situasi di lokasi kejadian sudah normal. Warga bersama dengan polisi terus membuat suasana tetap normal dan aman terkendali,” pungkas kapolsek.


div>