RABU , 21 NOVEMBER 2018

Pro Kesejahteraan Rakyat, Belanja Langsung Parepare Capai 63,16 Persen

Reporter:

Editor:

Niar

Senin , 15 Oktober 2018 18:12
Pro Kesejahteraan Rakyat, Belanja Langsung Parepare Capai 63,16 Persen

int

PAREPARE, RAKSUL.COM – Salah satu bukti kepedulian Pemerintah Kota Parepare, dalam memajukan kesejahteraan masyarakatnya dapat terlihat dalam belanja langsung yang digunakan. Seperti tahun-tahun sebelumnya, kali ini belanja langsung dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun 2019 capai 63.16 persen, sementara belanja tidak langsung hanya berkisar 36.84 persen.

Efektifitas dalam penganggaran belanja pegawai, sementara yang terkait dengan belanja yang bersentuhan langsung dengan kesejahteraan masyarakat ditingkatkan.

Wali Kota Parepare, H M Taufan Pawe, mengatakan, dengan adanya penekanan antara Belanja Tidak Langsung dengan Belanja Langsung, memberikan gambaran tentang sinergitas kepedulian antara eksekutif dan legislatif.

“Kami mampu menekan belanja tidak langsung dengan semaksimal mungkin, sehingga kemudian kita tingkatkan belanja langsung kita. Belanja langsung ini sasarannya untuk kepentingan masyarakat Parepare, kepentingan masyarakat luas, itulah bentuk kerjasama dan perhatian eksekutif dan legislatif,” ujar Taufan Pawe. 

Mantan Praktisi Hukum ini, menjelaskan, untuk belanja tidak langsung yang melingkupi belanja gaji dan tunjangan pegawai negeri, belanja gaji dan tunjangan Pimpinan dan Anggota DPRD serta Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, belanja hibah, belanja bantuan sosial, belanja bantuan keuangan kepada partai politik dan belanja tidak terduga hanya menyerap anggaran sebesar Rp.345,88 milyar rupiah lebih.

“Angka ini sendiri mengalami peningkatan dari sebelumnya sebesar 9,05 persen atau sebesar 28,69 Milyar dibanding pada tahun 2018 lalu, hal itupun setelah dilakukan perhitungan kenaikan gaji pokok, kenaikan gaji berkala, kenaikan pangkat, penambahan keluarga, mutasi pegawai dan penerimaan CPNS tahun 2018,” jelasnya.

Sementara untuk belanja langsung atau belanja yang terkait langsung dengan pelaksanaan program dan kegiatan pemerintahan dan pembangunan seperti belanja pegawai, belanja barang dan jasa serta belanja modal. Jumlah alokasi anggaran untuk membiayai belanja langsung pada rancangan APBD tahun 2019 ini adalah sebesar Rp. 632,18  milyar rupiah lebih.

“Pada Anggaran Tahun 2019 ini juga terjadi peningkatan sebesar Rp.123,76 milyar, atau sebesar 24,34 persen dari tahun sebelumnya,” ungkapnya.(*)


Tag
div>