Produksi Gula Capai 23.000 Ton per Tahun

Ilustrasi, gula (ist)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Gula, yang menjadi konsumsi utama masyarakat hingga kini produksinya belum maksimal.

Kepala Dinas Perkebunan Sulsel, Firdaus Hasan, mengatakan, jumlah produksi gula di Sulsel pada 2016 lalu sebesar 23.000 ton per tahun. Hal itu dinilai masih minim, lantaran tidak sebanding dengan luas lahan yang tersedia. Pasalnya luas lahan yang ada sebesar 20 ribu Hektare (Ha) masih membutuhkan 18 ribu ton lagi.

“Produksi gula kita sebenarnya itu sudah 23 ribu ton per tahun, kita harapkan kita masih bisa tingkatkan. Kita masih butuh lagi 18 ribu ton untuk penyamaan lahan,” kata Firdaus usai melaunching program G1000G, belum lama ini.

Luas lahan 20 ribu Ha itu, lanjut dia, merupakan akumulasi keseluruhan dari lahan tebu Camming, tebu gula Bone, dan tebu gula Takalar. Salah satu yang menjadi kendala hingga saat ini adalah belum efektifnya proses pabrikan tebu untuk petani, khususnya di Kabupaten Takalar.

“Kita harus perbaiki pabrik, tebu rakyat sudah berkembang, cuma bagaimana menteri bisa memperbaiki,” jelasnya.

Firdaus mengatakan, pihaknya dapat menghasilkan produksi gula melalui hasil kebun tebu rakyat.

“Sebenarnya, kita mempunyai kemampuan kalo pabrik mendukung saya kira tebu rakyat bisa dikembangkan,” imbuhnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here