SELASA , 24 JULI 2018

Prof. Dr.H.Basri Modding Bertekad Wujudkan UMI Menuju World Class University

Reporter:

Editor:

Lukman

Kamis , 05 Juli 2018 01:00
Prof. Dr.H.Basri Modding Bertekad Wujudkan UMI Menuju World Class University

Prof. Dr.H.Basri Modding

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Rektor Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Prof. Dr. Basri Modding akan dilantik menahkodai kampus UMI sebagai lembaga Pendidikan dan Dakwah ini, pada Kamis tanggal 5 Juli besok (hari ini).

Mantan Direktur Pascasarjana (PPs) itu, terpilih sebagai Rektor UMI Makassar periode 2018-2022. Menggantikan Rektor UMI masa Amanah 2010-2018, Prof Dr Masrurah Mokhtar MA yang telah menjabat selama dua periode di kampus tersebut.

Saat dimintai tanggapan perihal pelantikan dirinya. Serta apa yang menjadi program prioritas kelak setelah dilantik. Guru Besar Fak Ekonomi UMI itu mengatakan program prioritas adalah melanjutkan apa yang telah ada saat ini.

Dimana saat ini UMI merupakan kampus swasta terbaik di luar pulau Jawa. Oleh sebab itu, akan diupayakan UMI menggapai impian menjadi PTS bertaraf internasional yang disebut World Class University.

“Tentu melanjutkan apa yang telah ada. Mempertahankan prestasi sebagai PTS terbaik di Kawasan Timur Indonesia, juga memenuhi syarat menuju World Class University. Ini impian Civitas akademika UMI,” kata Prof. Basri Modding.

Selain itu kata dia, salah satu prioritas lainnya, adalah melakukan segala upaya agar peningkatan akreditasi sejumlah Prodi di Fakultas dan Pascasarjana dari Akreditasi B ke A.

Namun prioritas yang akan digenjot, adalah percepatan kelengkapan Borang Akreditasi Institusi yang kini terakreditasi B dan diupayakan menjadi A.

Tak hanya itu, dari 13 Fakultas dan 56 Program Studi (Prodi) yang ada di lungkup UMI Makassar, 17 diantaranya sudah terakreditasi A, Sisanya B. Untuk itu akan ditingkatkan Prodi terakreditasi B menjadi A. Demikian pula prodi baru diharapkan semakin tinggi nilai akreditasinya.

“Untuk memenuhi hal tersebut, salah satu syaratnya, adalah peningkatan hasil publikasi dosen serta penelitian ilmiah, khususnya Jurnal Internasional. Dengan begitu, ditargetkan minimal 31 persen dari jumlah prodi harus terakreditasi A,” tuturnya.

Oleh sebab itu, ia mengatakan untuk mewujudkan harapan dan impian besar tersebut dibutuhkan kerja sama semua Sivitas akademika UMI baik di tingkat universitas maupun Fakultas untuk. Kemajuan kampus UMI tercinta ini.

Kerjasama yang di majsud kata dia, adalah harmonisasi manajemen dan integrasi sebagai pondasi dalam menjalankan aktivitas di lingkup perguruan tinggi.

“Kondisi bagus, komunikasi bagus, dan terpadu bagi semua. Inilah harmonisasi manajemen integrasi, yang perlu saya terapkan nanti. Hal ini sebagai pandasi untuk kerjasama yang baik di UMI,” pungkasnya. (**)


div>