JUMAT , 14 DESEMBER 2018

Program Home Care Diklaim Asli dari Makassar

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Rabu , 28 Desember 2016 14:08
Program Home Care Diklaim Asli dari Makassar

Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto bersama Pakar Sosiologi Unhas Prof Tahir Kasnawi (kiri), Pakar Tata Kota Unhas Prof Slamet Tri Sutomo (kanan), dan Anggota DPRD Makassar Rahman Pina (kedua kanan) berbicara pada Diskusi Akhir Tahun 'Infrastruktur Makassar Menuju Kota Dunia' di Studio Mini Harian Fajar, Graha Pena Makassar, Selasa (27/12). foto: asep/rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Walikota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, menjadi salah satu pembicara dalam diskusi akhir tahun redaksi Harian Fajar yang digelar di Gedung Graha Pena, Selasa (27/12).

Diskusi akhir tahun ini mengusung tema ‘Infrastruktur Kota Makassar Menuju Kota Dunia’.

Dalam diskusi ini, walikota mengklaim program Home Care merupakan salah satu pelayanan dasar yang merupakan inovasi asli dari Makassar.

“Program Home care atau Dottoratta ini telah mendapat pengakuan dari pemerintah pusat, Kementerian Kesehatan RI. Program ini adalah asli inovasi pelayanan yang lahir dari Makassar. Ini kemudian ditiru Bandung dan daerah lain di Indonesia dan tidak ada duanya di dunia. Biar saja orang luar jika tidak mau mengakui itu,” ungkap Danny, sapaan walikota diberitakan Rakyat Sulsel, Rabu (28/12).

Dari program itu, Makassar mendapat penghargaan Kementerian Kesehatan RI. Sebab, program tersebut merupakan yang pertama di Indonesia.

“Dan yang lebih menggembirakan dampaknya hampir sudah tidak ada lagi warga yang terlantar dari segi pelayanan kesehatan dasar,” terang Danny.

Selain itu, dalam kesempatan ini, Danny juga mengklaim telah meluncurkan sejumlah program termasuk di bidang infrastruktur. Salah satunya, peluncurkan Pete-pete Smart sebagai terobosan untuk meretas permasalahan transportasi publik di Makassar.

[NEXT-RASUL]

Dijelasan, musuh utama penataan sistem transportasi publik adalah kendaraan roda dua yang jumlahnya mencapai hampir 2 juta unit.

“Pemerintah ditantang mampu melahirkan solusi untuk menjawab kebutuhan masyarakat di bidang infrastruktur utamanya transportasi,” sebut Danny.

Diskusi Akhir Tahun yang digagas Media Fajar Group ini, menghadirkan nara sumber WaliKota Danny Pomanto, Sosiolog Prof Dr Tahir Kasnawi, Legislator Makassar Rahman Pina, dan Ahli Tata Kota Prof Dr Ir Slamet Tri Sutomo. (***)

 


div>