SELASA , 20 NOVEMBER 2018

Program RISE ADB Makassar, Ditarget Rampung Desember

Reporter:

Armansyah

Editor:

Iskanto

Rabu , 17 Oktober 2018 12:20
Program RISE ADB Makassar, Ditarget Rampung Desember

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Danny Pomanto.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar kembali disambangi Asian Development Bank (ADB). Kali ini, kunjungan ke Makassar langsung dihadiri jajaran Direksi ADB. Tujuannya, untuk melihat program ADB yang sudah berjalan di Kota Makassar.

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Danny Pomanto mengatakan, kedatangan petinggi ADB di Makasaar memang bertujuan untuk melihat progres bagaimana pengentasan kawasan kumuh melalui program ADB. Salah satunya, program RISE yang berada di Batua.

“Mereka mau melihat progres program RISE di Batua. Disana kan sudah jalan, nah progresnya ini yang mau mereka lihat,” ucap Danny, Selasa (16/10).

Tidak hanya persoalan pengentasan kawasan kumuh, kata Danny, pada kesempatan itu, dirinya akan menawarkan sepuluh investasi terbaiknya yang sempat di paparkan ke seluruh delegasi negara sahabat saat perhelatan Makassar International Eight Festival and Forum, akhir pekan lalu.

“Kita juga mau paparkan 10 best investmen kita, kan kemarin sudah waktu di forum, kebetulan ADB datang kita paparkan lagi,” ucapnya.

Kesepuluh invesment itu diantaranya, Makassar Sombere’ & Smart City Hall, The Master (Terminal, Hotel, Mall, Stadium, Expo & Recreation), Balang Tonjong Lakeside Resort (super block, recreation & water conversation), Tallo River Eco Town, Somba Opu Double Decker City Walk, Sombere’ Makassar LRT, Green Parking Garage, Makassar Waste to Energy, City Fiber Optic Network, Integrated City Toll Road.

Terpisah, Kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Alam (PSDA) dan Drainase, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar, Fuad Azis mengatakan, kedatangan ADB di Makassar untuk melihat progres program yang beberapa waktu lalu telah dikerjasamakan dengan Pemkot Makassar.

“Mereka datang ini untuk mempercepat zero kawasan kumuh. Jadi, ada beberapa program dari ADB, seperti RISE, NUSP, serta mencari bagaimana kolaborasi APBD Perubahan kita atau pemerintah kota sebagai nahkoda di dalam pengentasan kawasan kumuh,” jelas Fuad. (*)


div>