SENIN , 28 MEI 2018

Program Sentuh Hati Makassar Memukau di Yokohama

Reporter:

Editor:

RRS

Minggu , 07 Mei 2017 19:37
Program Sentuh Hati Makassar Memukau di Yokohama

int

JEPANG, RAKYATSULSEL.COM – Saat menjadi panelis Internasional, Resilient Cities: Driving Growth Seminar, yang diselenggarakan Asian Development Bank (ADB) yang menggelar pertemuan tahunan merayakan hari jadinya yang ke – 50 tahun di Yokohama, Jepang, Sabtu (6/5), Wali Kota Makassar Moh  Ramdhan Pomanto yang mewakili pemerintah daerah se Indonesia berhasil memukau dengan program ‘sentuh hatinya’.

Peserta seminar terkesan  penyampaian wali kota berlatar belakang arsitek ini saat menyampaikan tentang Makassar yang memulai programmya dari ‘Sentuh Hati’ yang diisi oleh berbagai Inovasi dan menghasilkan Makassar yang tangguh sebagai kota dunia.

Program ‘Sentuh Hati’ merupakan program yang mewajibkan camat dan lurah untuk berkunjung ke rumah warga pada hari-hari tertentu. Kunjungan dilakukan pada minimal 20 rumah per minggunya. Mengunjungi warga secara ‘door to door’ memang sudah menjadi kebiasaan Lurah/ Camat di Makassar, yakni selama tiga hari dalam sepekannya.

“Program ini bertujuan untuk mendekatkan pemerintah dan masyarakat,” ujar Danny saat berbicara pada kegiatan yang bertempat di 501 Room National Convention Centre Yokohama.

Selain Wali kota Makassar Danny Pomanto, pembicara lain di kesempatan tersebut yakni Henk Ovink (Water Affairs-Kingdom Netherlands), Ashvin Daval (Associate Vice President Rockefeller Foundation), Stephen Briggs (Senior Advisor, European Space Agency), Vincent Wuah (Head-Amazon) dan Eriko Yakushiji (Directorat General Urban Development Yokohama Government).

Sehari sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) RI Sri Mulyani yang berada di forum yang sama memuji capaian Makassar di bawah kepemimpinan Danny Pomanto yang disampaikannya saat bertemu di ADB 50th Annual Meeting Governor’s Session, kemarin.

“Luar biasa Pak Wali, Makassar sudah sangat maju sekali,” katanya.

Menkeu Sri Mulyani juga diundang sebagai pembicara di forum itu bersama Mantan PM Jepang yang sekarang menjabat Menteri Keuangan Jepang Taroaso, dan Menteri Keuangan Norwegia yang dihadiri tokoh Internasional dari berbagai negara.

Sebagai informasi, kegiatan ini merupakan spesial ADB karena telah mencapai usia emas yakni 50 tahun. Di hari jadinya yang ke 49 tahun sebelumnya diselenggarakan di Frankfurt, Jerman. Kala itu, Bandung diundang sebagai perwakilan pemerintah daerah se- Indonesia. Namun di momen spesial 50 tahun ini digantikan oleh Makassar dan wali kota Danny Pomanto diminta khusus menjadi pembicara. (*)


div>