SELASA , 12 DESEMBER 2017

Prostitusi Aplikasi Online Dibongkar, 1 Mucikari Ditahan

Reporter:

Editor:

Ashar Abdullah

Sabtu , 04 November 2017 15:56
Prostitusi Aplikasi Online Dibongkar, 1 Mucikari Ditahan

int

RAKYATSULSEL.COM – Satuan Reskrim Polres Singkawang, Kalimantan Barat (Kalbar), membongkar praktik prostitusi online, Rabu (1/11).

Petugas menangkap OS yang berperan sebagai muncikari di Wahana Inn, Singkawang. OS terbukti menjual Melati (16, bukan nama sebenarnya) kepada pria hidung belang.

Sementara itu, Melati disergap saat akan melakukan hubungan terlarang dengan pria hidung belang di hotel itu.

Kanit IV PPA Satreskrim Polres Singkawang Ipda Inda Purwati menjelaskan, prostitusi ini terungkap setelah aktivitas OS yang menjajakan korban terlacak oleh Patroli Tim Cyber Satreskrim.

“Korban ditawarkan ke pria hidung belang melalui aplikasi chatting online seharga Rp 700 ribu per sekali berhubungan,” ujar Inda di ruang kerjanya, akhir pekan lalu.

Setelah itu, sambung Inda, petugas langsung meluncur ke Wahana Inn.

“Korban bersama pelanggannya kami sergap saat berada di dalam salah satu kamar hotel tersebut,” jelas Inda.

Kepada petugas, Melati mengaku sudah dipekerjakan Os untuk melayani pelanggan sejak empat bulan lalu.

Remaja asal Kabupaten Bengkayang itu terpaksa menjalankan kerjaan tersebut karena tuntutan ekomoni.

Sementara itu, Os mengaku sudah mempekerjakan Melati sebagai PSK sejak sembilan bulan lalu.

Setiap kali transaksi, dia mendapat bagian Rp 400 ribu. Selebihnya, untuk Melati.

“Tersangka juga menjual kondom kepada pelanggan mulai Rp 30 ribu hingga Rp 50 ribu,” terang Inda.

Os dijerat pasal 88 Undang-undang (UU) Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman sepuluh tahun penjara.

“Suami saya buruh bangunan yang penghasilannya kadang ada dan kadang tidak. Sedangkan penghasilan dari pekerjaan ini rata-rata dalam satu hari dapat Rp 200 ribu,” ujar Inda. (jpnn)


div>