RABU , 26 SEPTEMBER 2018

Protes Pemerintah AS, FPI Bakar Boneka Barrack Obama

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Sabtu , 22 September 2012 09:27
Protes Pemerintah AS, FPI Bakar Boneka Barrack Obama

int

MAKASSAR — Puluhan anggota ormas laskar Front Pembela Islam (FPI) menggelar unjuk rasa di depan monumen mandala, Jalan Cenrawasih, Jumat (21/9) siang kemarin. Aksi tersebut sebagai bentuk kecaman terhadap pemerintahan Amerika Serikat terkait film “Innocence of Muslims” yang dinilai sebagai pelecehan terhadap Rasulullah Muhammad SAW dan Umat Muslim.

Awalnya, massa berkumpul di halaman Masjid Raya usai melakukan shalat jumat. Sebelum menuju monumen mandala, para pengunjuk rasa berorasi di depan masjid raya dan menyerukan kepada seluruh umat muslim untuk melawan penghinaan terhadap agama Islam yang dilakukan melalui film.

Setelah puas berorasi di Masjid Raya, para pengunjuk rasa kemudian berjalan kaki menuju monumen Mandala sambil membawa boneka bergambarkan wajah presiden Amerika Serikat, Barack Obama yang menggunakan baju bermotifkan bendera Amerika Serikat. Setelah tiba di depan monumen Mandala, boneka tersebut kemudian dibakar sebagai bentuk protes terhadap pemerintah AS.

Dalam orasinya, mereka meminta kepada seluruh umat muslim di Indonesia untuk menggelar aksi secara bersama-sama memprotes film tersebut. “Kami menuntut kepada pemerintah untuk memutuskan hubungan pemerintahan dengan AS sebelum pelaku penghinaan rasulullah muhammad SAW dihukum seberat-beratnya,” ujar salah seorang anggota FPI dalam orasinya.

Di tempat terpisah, puluhan anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang tergabung dari beberapa kampus di Makassar juga menggelar aksi serupa. Bahkan, para mahasiswa menyegal secara paksa beberapa perusahaan berbau Amerika yang ada di Makassar yakni MC Donal, KFC dan Pizza Hut yang berada di Jalan AP Pettarani dan Sultan Alauddin, Makassar.

Mereka menghimbau kepada pemerintah Republik Indonesia untuk mengusir perusahaan-perusahaan Amerika yang masih beroperasi di Indonesia. Mereka juga meminta kepada pemerintah untuk menutup kedutaan besar Amerika Serikat karena tidak menghargai umat islam dengan adanya film tersebut. (RS8/her/D)


Tag
div>