SELASA , 12 DESEMBER 2017

Proyek CPI Serap 10 Persen APBD Perubahan

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Selasa , 03 Oktober 2017 13:30
Proyek CPI Serap 10 Persen APBD Perubahan

Center Poin of Indonesia. Foto: Asep/RakyatSulsel

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Pemprov Sulsel saat ini sedang melakukan penyesuaian anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P). Anggaran perubahan ini diperuntukkan bagi kegiatan atau proyek bersifat taktis.

Seperti yang dilakukan oleh Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya, dan Tata Ruang (SDA CKTR) Sulsel. Merujuk pada APBD-P, pihaknya mengatur anggaran itu dengan menempatkannya pada pengerjaan tambah kurang, seperti, menutupi biaya-biaya tak terduga.

“Misalnya, ada saluran irigasi bermasalah maupun pengerjaan tambah kurang. Kita tidak tahu tiba-tiba ada yang emergency, tentunya menggunakan APBD-P. Tapi harus mengacu pada aturan juga,” kata Kepala Dinas SDA CKTR, Andi Darmawan Bintang, Senin (2/9) kemarin.

Wawan sapaan Andi Darmawan Bintang mengatakan, salah satu yang menjadi prioritas di APBD-P seperti anggaran penambahan air bersih di lingkungan CPI, anggaran kelanjutan masjid 99 Kubah, serta perampungan gedung serba guna Wisma Negara.

“Sekitar 10 persen tambahan untuk masjid dari dana kontrak. Kemudian penambahan pengadaan sekitar Rp3 miliar lebih, penambahan furniture dan penambahan anggaran lainnya yang bisa kita pakai untuk kegiatan bersifat umum di sana,” tuturnya.

Sementara, khusus untuk proyek masjid 99 kubah yang terletak di area CPI, pihaknya menetapkan 10 persen dari APBD Perubahan.

“Khusus untuk masjid itu kita masih butuh Rp110 miliar untuk tahun 2018 nanti. Kita tetapkan APBD-P pekerjaan tambah kurang sebesar 10 persen dari anggaran,” jelasnya.

APBD-P 2017 sendiri sudah diketuk palu pada Kamis (29/9) pekan lalu. Dimana anggaran yang disahkan untuk digunakan di APBD-P senilai Rp9,281 triliun.

Pada APBD Perubahan itu, pendapatan daerah ditargetkan sebesar Rp9,281 triliun. Terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp3,743 triliun, Dana Transfer Rp5,525 triliun dan pendapatan lain-lainnya Rp12,7 miliar. Nilai ini mengalami kenaikan 4,27 persen atau naik Rp379 miliar dari APBD pokok Rp8,901 triliun.


div>