SENIN , 22 OKTOBER 2018

Proyek Galian Jembatan ‘Makan’ Korban Jiwa

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Selasa , 05 September 2017 11:15
Proyek Galian Jembatan ‘Makan’ Korban Jiwa

(ilustrasi)

LUWU UTARA, RAKYATSULSEL.COM – Proyek galian pembangunan jembatan penghubung jalan Trans Sulawesi Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara menelan korban jiwa. Korban diketahui bernama Sumarto (25), warga dusun Suka Makmur Desa Samelung Kecamatan Lamasi Kabupaten Luwu.

Kapolsek Baebunta, IPTU Budi Amin mewakili Kapolres Luwu Utara AKBP Dhafi mengatakan, peristiwa naas menggemparkan warga sekitar, terjadi pada pukul 06.00 Wita.

Tidak hanya itu, sebelumnya juga terjadi kecelakaan tunggal akibat proyek galian pembangunan jembatan tersebut. Mobil merk Avanza berwarna hitam sempat terguling-guling dan korbannya dibawa ke Rumah Sakit Hikma Masamba untuk mendapatkan perawatan secara intensif.

Sementara itu, korban Sumarto dinyatakan meninggal dunia, setelah dilakukan pemeriksaan medis di Rumah Sakit Hikmah. Peristiwa naas yang menimpa korban membuat Jalan Trans Sulawesi macet total.Korban diketahui menggunakan sepeda motor jenis matic dengan nomor polisi DP 3957 FS.

Salah seorang saksi, Saipul mengatakan, bahwa selama libur pasca lebaran Idul Adha, para pekerja proyek tidak di tempat dan tidak memberikan tanda-tanda adanya galian.

“Proyek tersebut juga tidak dilengkapi papan proyek sehingga membahayakan para pengendara,” ungkapnya.

Kasat Lantas polres Luwu Utara, AKP Fitriawan menjelaskan, proyek galian pembangunan jembatan dinilai tidak aman dengan pengaman dan tanda-tanda, sehingga membahayakan bagi pengendara yang melintas jalur Trans Sulawesi.

Ia mengatakan, yang harus bertanggung jawab dalam musibah naas ini adalah pekerja proyek alias pemenang tender. “Saya akan panggil dalam waktu dekat ini,” tutupnya.(Haerul)


div>