JUMAT , 14 DESEMBER 2018

Proyek Peningkatan Ruas Jalan Kampung Bakara -Sabbannyang Disoal

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Senin , 30 April 2018 17:24
Proyek Peningkatan Ruas Jalan Kampung Bakara -Sabbannyang Disoal

Jalan Kampung Bakara -Sabbannyang. Jejeth/RakyatSulsel

BANTAENG, RAKYATSULSEL.COM – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Bantaeng telah melaporkan adanya dugaan kongkalikong dalam proyek peningkatan ruas jalan Kampung Bakara -Sabbannyang di Bantaeng Tahun 2018 dengan anggaran Rp 32 miliar lebih, diduga ada yang janggal.

Pasalnya, proyek yang dimenangkan oleh rekanan PT. Agung Perdana Bulukumba (APB) ini dianggap telah merusak tatanan sistem pengawasan internal Pemkab Bantaeng. Dalam proyek ini diduga rekanan tersebut tidak mengantongi dokumen bebas temuan yang dikeluarkan oleh Bagian Hukum Pemkab Bantaeng.

Selain itu, diduga dalam mega proyek ini tanpa melakukan lelang tender perencanaan. Dimana dalam lelang tender perencanaan, dikeluarkan biaya 2 persen dari nilai proyek tersebut. Tak hanya itu, diduga juga belum ada Daftar Pelaksanaan Anggaran (DPA), namun pihak ULP Bantaeng lebih dulu melakukan lelang tender.

Terlebih lagi, setelah Kepala Sub Bagian (Kasubag) Tindak Lanjut Hasil Temuan Pemeriksa Bagian Hukum dan HAM Pemkab Bantaeng, Muh. Azwar menyatakan, jika rekanan PT. APB tidak memiliki SK Bebas Temuan untuk mengikuti tender Tahun Anggaran 2018.

“Kami tim tindak lanjut tidak akan membiarkan satupun rekanan untuk bisa ikut tender di LPSE ataupun ikut Penunjukan Langsung di PA SKPD sebelum mengantongi rekomendasi bebas temuan yang diterbitkan oleh Wakil Bupati sebagai Ketua Tindak Lanjut,” pungkasnya.

Sementara itu, Kanit Tipikor Polres Bantaeng, Briptu Muh. Akip mengatakan, Direktur PT APB sudah diperiksa.

“Itu tidak dipersyaratkan, yang dipersyaratkan itu dua tahun terakhir. Namun kami tetap melanjutkan penyelidikan, tapi untuk sementara belum bisa dikatakan penyalagunaan wewenang dan belum ditemukan adanya kerugian Negara,” ujarnya. (*)


div>