SABTU , 23 JUNI 2018

Proyek RS Batua Segera Dilelang

Reporter:

Armansyah

Editor:

asharabdullah

Selasa , 06 Maret 2018 13:00
Proyek RS Batua Segera Dilelang

Ilustrasi.

* Ada Landasan Helipad di Lantai Sepuluh

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar untuk membangun Rumah Sakit (RS) diatas lahan Puskesmas Batua tidak lama lagi akan terealisasi. Rencana lelang proyek pembangunan Rumah Sakit Batua tersebut akan segera dimulai.

Kasubag Pelaksanaan Pengadaan BLPBJ, Surahman menyebut sudah menerima dokumen proyek pembangunan RS Batua untuk segera dilakukan proses lelang. “Pekan lalu masuk suratnya, mudah-mudahan pekan depan sudah ada tayang (sudah dilelang),” ujar Surahman, Senin (5/3) kemarin.

Meski begitu, Ia mengaku masih harus menunggu sebelum melakukan proses lelang. Pasalnya, pelaksana (Dinas Kesehatan) masih mau meminta pendampingan dari TP4D dan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulsel.

“Prosesnya? sampai saat ini sudah ada surat untuk pokja, tapi kami harus menunggu dulu, sebelum kaji ulang rekomendasi pendampingan dari TP4D dan BPKP,” tutupnya.

Dinas Kesehatan Kota Makassar telah menyiapkan anggaran APBD 2018 sebesar Rp49 miliar untuk pembangunan tahap pertama proyek tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan, Naisyah Tun Azikin mengatakan pembangunan rumah sakit ini dilakukan secara bertahap sesuai dengan kemampuan keuangan, untuk tahap pertama baru pada pengerjaan konstruksi. “Rp49 miliar, ini anggaran APBD. Tahap pertama kontruksi, tahap kedua fisik,” ungkap Naisyah.

Lanjut Naisyah, rumah sakit ini nantinya dibangun dengan fasilitas canggih dan modern. Bahkan bagian puncak bangunan berlantai 10 ini akan dilengkapi dengan landasan helipad.

Dia berharap agar proyek pembangunan rumah sakit tersebut bisa rampung, sehingga tahun depan sudah bisa dioperasikan.

“Tahap kedua fisik, mudah-mudahan tahun depan sudah bisa tuntas, jangan terlalu lama agar bisa langsung dimanfaatkan. Jadi, master plan untuk 10 lantai itu sudah jadi, cuma dibangun bertahap sesuai dengan kemampuan keuangan kita,” jelasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto pada Oktober 2017 lalu, mengatakan rumah ini nantinya akan digunakan sebagai pusat layanan home care. Sehingga, seluruh pasien home care akan dirawat di rumah sakit tersebut. (*)


div>