JUMAT , 16 NOVEMBER 2018

Proyek SPAM, Maros Kecipratan 130 Liter Per Detik

Reporter:

Editor:

dedi

Selasa , 07 Maret 2017 20:35
Proyek SPAM, Maros Kecipratan 130 Liter Per Detik

int

MAROS, RAKYATSULSEL.COM – Proyek kerja sama Sistem Penyediaan Air Bersih (SPAM) Regional MAMINASATA (Makassar, Maros, Gowa, dan Takalar), telah disetujui dan ditandatangi dalam Rapat Paripurna DPRD Sulsel, Senin (6/3), kemarin.

Proyek SPAM regional ini nantinya akan mengalirkan air 1.000 liter per detik rencananya air akan diambil dari air baku di kawasan bendungan Bili-Bili. Hal ini dikatakan  salah satu anggota DPRD Sulsel asal Maros  Muhammad Irfan AB. yang mengikuti sidang paripurna.

“1000 liter air tersebut akan didistribusikan ke Makassar sebesar 600 liter per detik, Gowa 200 liter per detik, dan Maros akan dapat jatah 130 liter per detik, sisanya dialokasikan ke Takalar sebanyak 70 liter per detik,” ujar Irfan.

Ia melanjutkan, dengan adanya IPA ini maka diharapkan dapat menjawab ketersediaan air bersih, mengingat jumlah penduduk Mamminasata terus bertambah.

“Kita berharap ini bisa menjadi solusi ketersediaan air bersih, karena jumlah penduduk di Mamminasata ini bertambah sangat pesat. Pertumbuhan itu mencapai mencapai lebih 300 ribu jiwa pertahun, yang saat ini sudah mencapai lebih 1,9 juta jiwa,” beber Irfan kepada wartawan, Selasa (07/03).

Terkait hal tersebut, Direktur PDAM Maros, Abdul Baddar, mengatakan sangat menyambut baik proyek tersebut.

“Tentu kami sangat menyambut baik proyek tersebut, jadi jatah 130 liter per detik tersebut akan kita bagi untuk Kecamatan Moncongloe dan Marusu masing-masing sebanyak 50 liter perdetik, sementara sisanya akan kita alirkan ke bandara sebanyak 20 liter per detik dan sisanya 10 liter per detik untuk area sekitar bandara,” ujar Baddar.

Diakuinya PDAM Maros saat ini baru memproduksi sekitar 290 liter per detik padahal secara ideal untuk memenuhi kebutuhan pelanggan harus menyiapkan sekitar 500 liter per detik.

“Kita baru produksi 290 Liter perdetik, padahal idealnya untuk Maros butuh 500 Liter/detik, Produksi air baku tersebut berasal dari 4 Intalasi Pengolahan Air (IPA) yang ada di Maros yakni IPA Bantimurung 120 liter per detik, IPA Pattontongang 90 liter per detik, IPA Tanralili 60 liter per detik dan IPA Majannang 20 liter perdetik,” lanjut Baddar.


div>